Lalu tanggal 4 Juni 2026, jatuh pada hari Kamis Pahing. Kamis memiliki nilai neptu 8. Sedangkan Pahing memiliki nilai neptu 9. Jika dijumlahkan, Kamis Pahing memiliki neptu sebesar 17. Nilai neptu yang besar ini sering dikaitkan dengan hari baik yang memiliki "bobot" atau potensi keberuntungan yang tinggi.
“Nah, kita tadi pukul gong jam 09.17 kan. Coba dihitung angka-angkanya totalnya berapa. Jadinya 8. Infinity,” tambahnya.
BACA JUGA:Ketergantungan Impor Tinggi, DPR Ingatkan Pelemahan Rupiah Bisa Berdampak ke Sektor Pangan
BACA JUGA:KPK Tahan Sejumlah Pejabat Imigrasi, Menimipas Agus Andrianto Dukung Penuh Bersih-Bersih Internal
Menurut Budi, angka 8 memiliki arti yang melengkung tanpa putus melambangkan keberuntungan. Kebaikan yang mengalir terus-menerus.
Dan siklus kehidupan yang tak pernah berakhir. Sedangkan angka 8 pada tradisi tionghoa adalah angka paling membawa keberuntungan (hoki). Angka ini melambangkan kekayaan, kemakmuran, dan kesuksesan finansial.
“Sebetulnya tradisi Tionghoa dan Jawa mirip-mirip. Sama-sama timurnya sih. Orang Chinese sama orang Jawa. Orang Jawa itu nganggep orang Tionghoa itu saudara tua. Bisa dicampur-campur proses hitungannya,” katanya. (*)