HARIAN DISWAY - Pernahkah kamu bermimpi terjebak di ruangan kosong berdinding kuning kusam. Dengan wallpaper usang dan berjamur, dan karpet lapuk berdebu nan menguarkan aroma apek.
Sementara di depanmu terbentang ruangan super luas yang terbagi menjadi lorong-lorong dan kamar kosong seolah tanpa ujung. Langit-langitnya rendah, dan lampu kuning yang menggantung malas mengeluarkan cahaya temaram yang malah bikin depresi.
Mimpi buruk dari genre horor creepypasta viral tersebut diangkat ke layar lebar lewat film horor terbaru, Backrooms. Yang bakal tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 10 Juni 2026.
Digarap oleh sutradara muda Kane Parsons bersama rumah produksi indie A24 dan Atomic Monster milik James Wan, Backrooms bakal memberikan sensasi teror yang berbeda.
BACA JUGA: 5 Film Hollywood yang Tayang Juni 2026, Ada Toy Story 5 hingga Kembalinya He-Man!
BACA JUGA:5 Film Horor Indonesia Tayang Juni 2026, Iqbaal Ramadhan Debut di Pabrik Rambut
Bukan sekadar jumpscare, film itu menyajikan teror psikologis di dalam ruang hampa yang bakal menguji kewarasan. Bakal seseram apa, sih? Simak sinopsis Backrooms berikut ini.
Sinopsis Film Backrooms
Tangkapan layar adegan film Backrooms (2026).-A24-IMDb
Backrooms menggunakan setting waktu era 1990-an. Ketika digitalisasi belum merambah semua aspek kehidupan manusia. Semuanya masih manual, dan terasa jadul.
Kisahnya berpusat pada Clark (diperankan oleh Chiwetel Ejiofor). Seorang mantan arsitek yang kemudian mendirikan toko furnitur bertema bajak laut bernama Cap’n Clark's Ottoman Empire.
Kehidupan Clark saat ini sedang berada di titik terendah. Bisnisnya sepi pelanggan. Ia harus berjuang melawan depresi, alkoholisme, serta krisis rumah tangga yang membuatnya diusir oleh sang istri.
BACA JUGA:Sinopsis Exit 8, Film Horor Jepang Adaptasi Game Viral dengan Nuansa Misteri
BACA JUGA:Sinopsis Film Normal, Aksi Brutal Bob Odenkirk Lawan Penduduk Kota Misterius
Di tengah kehidupannya yang berantakan tersebut, Clark secara tidak sengaja menemukan sebuah pintu misterius yang tersembunyi di ruang bawah tanah tokonya.
Ruangan di balik pintu itu ternyata sebuah labirin tak berujung yang berisi ruangan-ruangan kosong. Lantainya ditutup karpet kuning berdebu. Dindingnya dilapisi wallpaper usang yang sama-sama kuning pudar.