Sinopsis Backrooms, Teror Labirin Kuning Tanpa Batas dari Fenomena Viral

Selasa 09-06-2026,11:47 WIB
Reporter : Ismiyatun Khasanah*
Editor : Retna Christa

BACA JUGA:Robert Pattinson Jadi Chris Hansen di Film Primetime, Angkat Kisah Gelap To Catch a Predator

BACA JUGA:Bocoran Spider-Man: Brand New Day di CinemaCon, Zendaya Punya Pacar Baru?

Itulah sinopsis Backrooms, film horor psikologis yang bakal tayang di bioskop pekan ini. Bukan hanya alur ceritanya yang mencekam. Mitologi dan proses produksi Backrooms juga sangat menarik untuk diulik sebagai bekal sebelum menonton.

Film itu rupanya lahir dari sebuah unggahan viral di forum online bernama 4chan pada 2019 silam. Unggahan anonim tersebut awalnya hanya menampilkan sebuah foto ruangan kosong berwarna kuning kusam.


Sinopsis Backrooms, film horor berkonsep liminal yang tayang pekan ini. -A24-

Namun, gambar misterius itu sukses memicu lahirnya creepypasta, atau cerita horor internet seputar fenomena liminal space. Istilah itu merujuk pada ruang transisi yang terasa familiar, sekaligus memberikan sensasi hampa dan membuat tidak nyaman.

Sineas Kane Parsons akhirnya membuat serial web pendek berjudul Backrooms. Tayang di YouTube mulai 2022 sampai sekarang. Hanya berdurasi 7 menit per episode, ceritanya hanya tentang ruangan kuning dan ketakutan orang yang terjebak di sana.

BACA JUGA:Transformasi Gila Tom Cruise di Film Digger Mulai Terungkap!

BACA JUGA: Sinopsis Star Wars: The Mandalorian and Grogu, Petualangan Baru Din Djarin di Layar Lebar

Nah, Kane Parsons juga yang mengangkat serial web itu menjadi film panjang. Ia pun menjaga agar nuansa yang tercipta di film sama persis dengan atmosfer mencekam yang ada di serial.

Kane Parsons menolak penggunaan CGI secara penuh. Ia sengaja tidak mengandalkan teknologi digital, melainkan menunjuk Robert Bobroczkyi untuk memerankan langsung sosok monster kurus mengerikan yang dijuluki Lifeform.

Robert merupakan mantan pemain basket setinggi 2,3 meter yang berhasil membuat pergerakan sang monster tampak begitu hidup dan mengancam.

Kesan realistis ini semakin diperkuat dengan keputusan tim produksi yang benar-benar membangun set fisik lorong-lorong Backrooms secara utuh.

Lewat perpaduan dekorasi nyata serta teknik pengambilan gambar menggunakan lensa wide-angle dan fish-eye, distorsi ruangan berhasil diciptakan dengan sempurna. Hasilnya, labirin kuning tersebut terasa tanpa batas dan dijamin membuat penonton ikut merasa sesak.

So, bagi kamu yang suka film bergenre horor psikologis, fiksi ilmiah, dan misteri liminal space, jangan lewatkan pengalaman sinematik yang mencekam ini di bioskop mulai 10 Juni 2026! (*)

*) Mahasiswa Magang dari Prodi Sastra Inggris, UTM.

Kategori :