Blong di Monaco, Leclerc Adopsi Sistem Rem Hamilton demi GP Spanyol

Selasa 09-06-2026,20:46 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Charles Leclerc ngamuk akibat rem Ferrari blong di GP Monaco, hingga putuskan contek konfigurasi rem Lewis Hamilton buatan Carbon Industries untuk GP Spanyol, picu ketegangan dengan Brembo.

Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, sejatinya berpeluang besar meraih podium pada balapan jalan raya GP Monaco akhir pekan kemarin. Namun, petaka menimpanya di Lap 66. Leclerc mengalami kecelakaan di tikungan terakhir saat para pembalap bersiap melakukan restart setelah periode Safety Car.

​Insiden tersebut menjadi kecelakaan kedua dalam tujuh lap di tikungan Antony Noghes. Kondisi ini memaksa Race Control mengibarkan bendera merah (red flag) karena aspal di bagian luar tikungan mulai rusak.

​"Aku bahkan tak mau disalahkan. Rem sialan ini!" ujar Leclerc yang berang kepada kru Ferrari melalui radio komunikasi mobil.

​Meski aspal trek rusak, Leclerc bersikeras bahwa insiden itu bukan karena faktor lintasan atau kesalahannya sendiri, melainkan akibat kegagalan sistem pengereman mobil SF-26 miliknya.

​"Dari keempat rem, tiga di antaranya tidak berfungsi. Jadi, untuk mobil Formula 1, itu jelas bukan hal yang bagus," ungkap Leclerc seperti dikutip dari PlanetF1.com.

​"Rem depan kiri berfungsi dengan baik, rem depan kanan hanya berfungsi sebagian, dan kedua rem belakang sama sekali tidak berfungsi," tambahnya.

​Pembalap asal Monako itu juga menegaskan bahwa data telemetri menunjukkan tidak ada proses perlambatan sama sekali pada mobilnya. "Rasanya seperti kalipernya tidak terpasang di mobil, jadi ini masalah besar," pungkasnya.

BACA JUGA:FIA Larang Fitur Aerodinamika Aktif, Mercedes dan Red Bull Malah Bikin Kejutan di Monaco

BACA JUGA:Gegerkan F1: Aston Martin Pasang Teknologi Cat Bunglon pada Mobil AMR26 di Monako

​Brembo Tuding Leclerc Terburu-buru

​Tuduhan terbuka dari Leclerc langsung memicu reaksi keras dari Brembo selaku pemasok sistem pengereman. Pihak Brembo merasa tidak senang karena pembalap berusia 28 tahun itu langsung menyalahkan perangkat rem sebelum ada investigasi resmi.

Menilai komentar Leclerc "terlalu dini", Brembo langsung merilis pernyataan resmi yang cukup menohok:

​"Brembo Group sangat terkejut dengan pernyataan yang dibuat oleh Charles Leclerc setelah F1 Grand Prix Monaco," bunyi pernyataan resmi tersebut.

​"Kemitraan antara Brembo dan Scuderia Ferrari telah berlangsung selama lebih dari 50 tahun dan juga meluas ke merek lain dalam Grup, termasuk kopling AP Racing dan peredam Ohlins. Ini menegaskan kekuatan dan luasnya kolaborasi jangka panjang kami." Tambah Brembo. 


Penampakan model sistem pengereman di Mobil Charles Leclerc. --Twitter LA Gazzetta Ferrari @GazzettaFerrari

Kategori :