Iran Umumkan Penutupan Total Selat Hormuz

Kamis 11-06-2026,13:28 WIB
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan penutupan total Selat Hormuz bagi seluruh aktivitas pelayaran, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Teheran berdalih langkah ekstrem ini diambil menyusul situasi tidak aman yang dipicu oleh serangan-serangan udara Amerika Serikat di wilayah Iran bagian selatan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis dini hari, pihak komando menegaskan bahwa karena adanya ketidakamanan di kawasan tersebut, Selat Hormuz dinyatakan tertutup untuk transit semua jenis kapal.

Otoritas militer Iran memperingatkan bahwa setiap pergerakan yang nekat melintas di jalur perairan vital tersebut akan langsung dijadikan target serangan.

Pihak Markas Pusat Khatam al-Anbiya menjelaskan bahwa perintah penutupan ini diterbitkan menyusul tindakan agresi yang terus berlanjut oleh militer Amerika Serikat. Secara spesifik, keputusan ini diambil setelah dimulainya serangan oleh pasukan AS terhadap beberapa area di Provinsi Hormozgan yang terletak di bagian selatan Iran.

BACA JUGA:Saling Serang AS dan Iran 48 Jam Terakhir, Trump Balas Jatuhnya Helikopter Apache

BACA JUGA:Iran Hujani Yordania dengan 12 Rudal Balistik, Incar Pangkalan Udara di Al-Azraq

Sebelumnya, media Iran juga telah melaporkan terjadinya rangkaian ledakan di wilayah selatan dekat Selat Hormuz, termasuk suara ledakan yang terdengar jelas di Bandar Abbas, Qeshm, dan Minab.


Selat Hormuz ditutup total oleh Iran karena alasan keamanan -X (twitter)-

Beberapa sumber di lapangan mengonfirmasi adanya hantaman proyektil musuh di wilayah Kargan dan Sirik. Ketegangan di jalur logistik ini dipertegas oleh pernyataan Kepala Pasukan Dirgantara Garda Revolusi Iran, Majid Mousavi, yang memperingatkan musuh bahwa Iran akan mengubah kawasan tersebut menjadi neraka jika Selat Hormuz dibuat tidak aman.

Pernyataan dari Markas Pusat Khatam al-Anbiya ini sekaligus membantah keras klaim pihak Amerika Serikat yang menyebut bahwa kapal-kapal masih bisa melintas. Jalur perdagangan yang vital bagi arus distribusi energi dunia tersebut kini dinyatakan sepenuhnya tertutup dari segala lalu lintas laut.

BACA JUGA:AS Tembak Jatuh Dua Drone Iran di Selat Hormuz

BACA JUGA:Bocoran Draf MoU AS-Iran: Pencairan Aset, Pembukaan Selat Hormuz, hingga Penundaan Isu Nuklir

Di samping itu, lembaga komando operasi militer ini juga mengeluarkan peringatan keras bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan memberikan respons yang menghancurkan dan menentukan terhadap setiap bentuk agresi maupun tindakan bermusuhan yang dilakukan oleh militer AS di kawasan tersebut.

Bantahan Centcom

Klaim sepihak mengenai penutupan total ini bertolak belakang dengan pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM). Pihak CENTCOM membantah laporan tersebut dan menyatakan bahwa kapal-kapal komersial masih tetap melanjutkan transit keluar-masuk Selat Hormuz pada malam hari.

Kategori :