Untuk menjembatani perbedaan ini, beberapa tim kerap mengombinasikan komponen: menggunakan cakram dari satu vendor dan kampas rem dari vendor lainnya. Strategi ini terbukti ampuh memperkecil kesenjangan performa sekaligus menekan laju keausan salah satu komponen.
Pada akhirnya, Brembo mungkin memang lebih klop dengan gaya balap asli Charles Leclerc, sementara Carbon Industrie adalah belahan jiwa bagi Lewis Hamilton. Ujian krusial dari kecocokan ini akan terlihat pada bagaimana cara kedua pembalap mengelola suhu rem saat restart setelah Safety Car, atau ketika bersiap melakukan flying lap di sesi kualifikasi.
Apakah Charles Leclerc bisa langsung nyetel dan tampil melesat dengan karakter pengereman baru dari Carbon Industrie di Barcelona? Menarik untuk kita saksikan bersama.(*)