Hidroterapi Kembali Populer, Air Bisa Jadi Kunci Sehat

Sabtu 13-06-2026,13:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Penelitian lain menemukan bahwa berendam air hangat dapat membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Sekaligus mengurangi ketegangan otot.

Ada pula studi pada 2025 yang diterbitkan di Frontiers in Immunology. Menunjukkan bahwa paparan air dingin kemungkinan memiliki pengaruh positif. Baik terhadap suasana hati maupun fungsi sistem imun.

BACA JUGA:Bikin Bangga! Suga BTS Terbitkan Buku Terapi Musik untuk Anak Autis Bareng RS Severance

BACA JUGA:Talkshow Stand Together, Facing Cancer: Terapi Kanker Kian Canggih, Skrining Bisa Deteksi Gejala Awal

Meski demikian, manfaat tersebut masih terus diteliti. Dan hidroterapi tidak dimaksudkan menggantikan pengobatan medis.

Pusat kesehatan di berbagai wilayah di dunia bahkan mulai memasukkan hidroterapi ke dalam program mereka.

Beragam metode disediakan. Seperti pijat bawah air, rendaman air dingin, hingga terapi kontras. Itu merupakan bagian dari program pemulihan dan relaksasi.

Terapi tersebut kini tidak lagi dipandang sekadar layanan mewah. Tetapi mulai masuk dalam pendekatan kesehatan preventif.


Penelitian menunjukkan bahwa praktik hidroterapi dapat mendukung pemulihan tubuh.--magnific.com

BACA JUGA:Nanopartikel Magnetik Jadi Terobosan Terapi Kanker Tulang dan Regenerasi Tulang

BACA JUGA:Helioterapi, Tren Kesehatan Baru yang Berakar dari Praktik Purba Himalaya

Salah satu kelebihan hidroterapi adalah mudah dilakukan. Beberapa praktik sederhana yang dapat dicoba di rumah antara lain:

  • Mandi bergantian air hangat dan dingin
  • Rendam kaki dengan garam Epsom
  • Menghirup uap hangat
  • Berendam air hangat

Cara-cara tersebut tidak membutuhkan alat khusus maupun biaya besar.

Namun, bagi penderita kondisi medis tertentu seperti gangguan jantung, tekanan darah tidak stabil, atau masalah sirkulasi, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap dianjurkan. 

BACA JUGA:Caffe Hopping Jadi Terapi Sosial Baru di Kalangan Gen Z

BACA JUGA:Mengenal Biblioterapi: Terapi Jiwa yang Efektif Lewat Aktivitas Membaca

Kategori :