"Generasi muda sekarang hidup dengan banyak ekspektasi. Baik di lingkungan sekolah, pertemanan, media sosial, hingga kompetisi," jelasnya. "Kami ingin mengajak mereka tetap adem, tidak kehilangan diri sendiri, bahkan saat tekanan semakin besar," papar Adisti.
AQUA menilai hidrasi yang baik punya peran penting dalam mendukung aktivitas fisik maupun konsentrasi. Konsumsi air putih yang cukup mampu membantu menjaga performa tubuh sekaligus meningkatkan fungsi otak.
Sementara itu, Direktur DBL Indonesia Masany Audri menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, jutaan pelajar yang terlibat dalam kompetisi DBL memang membutuhkan perhatian terhadap hidrasi karena aktivitas mereka sangat padat.
BACA JUGA:Belajar dari Pelatih Pribadi Pemain NBA, Skuad DBL Indonesia All-Star Siap Beraksi di AS!
BACA JUGA:Mantan Atlet Basket Indonesia, Mega Perdana Dampingi Student Athlete DBL Indonesia All-Star
"Anak-anak di DBL sangat aktif. Mereka latihan di lapangan, tampil di panggung dance, sampai memberikan dukungan penuh dari tribun. Dalam aktivitas seperti itu, menjaga hidrasi menjadi sangat penting," ujar Masany.
Ia juga menilai kehadiran AQUA sebagai title partner DBL Dance sangat relevan dengan kondisi para peserta yang sering menjalani latihan panjang dan tampil dengan kostum serta properti yang cukup menguras energi.
DBL Dance Terus Berkembang Jadi Ajang Bergengsi
Marketing Director AQUA Adisti Nirmala (kanan) dalam sesi press conference AQUA x DBL di Kemang Village, Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026--
DBL Dance terus berkembang menjadi salah satu kompetisi dance pelajar terbesar di Asia Tenggara. Setiap musim, kompetisi itu melibatkan ratusan tim dan lebih dari 10 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada 2018, DBL Dance bahkan mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi dance dengan peserta terbanyak di Indonesia.
BACA JUGA:DBL Indonesia All-Star 2025 Bertolak Jakarta ke Chicago, Berguru dengan Pelatih NBA!
BACA JUGA:DBL Indonesia All Star 2025 Siap Berangkat ke Chicago, Chemistry Tim Mulai Terbentuk!
Ajang itu juga melahirkan sejumlah talenta yang kini dikenal luas. Seperti Dita Karang mantan anggota girl group K-Pop Secret Number. Juga Christy Gardena dari grup No Na.
Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti DBL Dance. Alumni SMA IPEKA Puri Jakarta, Valencia Stephanie Hadasaah, mengatakan atmosfer kompetisi membuat para peserta bangga sekaligus termotivasi.
"Bukan cuma soal kompetisi, tapi kami juga mendapat banyak pengalaman dan bertemu teman-teman baru dari berbagai sekolah," ujar Valencia.
Hal serupa disampaikan Nichola Jonathan Tjahjamulia dari SMA Santa Theresia Jakarta. Dia berencana kembali tampil pada musim ini. Ia menyebut atmosfer DBL Dance membuat para peserta semakin semangat mempersiapkan penampilan terbaik mereka.