ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Aceh Tetap Berjalan Optimal

Rabu 17-06-2026,05:50 WIB
Reporter : Ave Sena
Editor : Thoriq S Karim

BANDA ACEH, HARIAN DISWAY – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan optimal melalui penyesuaian armada dan pola operasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga konektivitas masyarakat antarpulau sekaligus menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.

Bagi masyarakat Aceh, transportasi penyeberangan memiliki peran strategis sebagai penghubung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, pariwisata, hingga mobilitas sosial. Karena itu, keberlangsungan layanan menjadi prioritas utama yang terus dijaga ASDP di tengah berbagai dinamika operasional.

Saat ini, lintasan Ulee Lheue–Balohan dilayani oleh KMP BRR. Sementara KMP Papuyu melayani lintasan Ulee Lheue–Lamteung dan Ulee Lheue–Serapung. Penyesuaian armada dilakukan sebagai bagian dari strategi operasional agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale mengatakan perusahaan terus mengoptimalkan armada yang tersedia untuk menjaga kualitas layanan penyeberangan di Aceh.

BACA JUGA:ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan Sambut Libur Sekolah


Pada periode 1 hingga 15 Juni 2026 saja, tercatat 94 perjalanan telah mengangkut 16.475 penumpang serta 9.347 unit kendaraan-Dokumentasi ASDP-

“Kami memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan dengan baik melalui optimalisasi armada operasional. Penyesuaian jadwal yang dilakukan merupakan langkah untuk menjaga kesinambungan pelayanan tanpa mengurangi komitmen kami terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa,” ujar Windy, Selasa, 16 Juni 2026.

Data operasional menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyeberangan tersebut. Sepanjang Januari hingga 15 Juni 2026, lintasan Ulee Lheue–Balohan telah melayani 1.258 perjalanan dengan total 184.512 penumpang dan 87.777 unit kendaraan dari berbagai golongan.

Pada periode 1 hingga 15 Juni 2026 saja, tercatat 94 perjalanan telah mengangkut 16.475 penumpang serta 9.347 unit kendaraan. Capaian tersebut menegaskan peran penting jalur penyeberangan tersebut dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Aceh.

BACA JUGA:ASDP Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Desa Adat dan Warisan Budaya Bali

BACA JUGA:Akhir Pekan, ASDP Berlakukan Penyeberangan 24 Jam di Hunimua–Waipirit

Dalam pola operasi yang berlaku saat ini, KMP BRR melayani rute Ulee Lheue–Balohan dengan jadwal keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Lalu, keberangkatan dari Pelabuhan Balohan dijadwalkan pada pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menegaskan kondisi layanan di lapangan masih terkendali meskipun terdapat penyesuaian frekuensi pelayaran.

Menurutnya, operasional penyeberangan tetap berjalan normal dan kebutuhan masyarakat masih dapat terlayani dengan baik melalui pengaturan armada yang tersedia.

BACA JUGA:Rehabilitasi Dermaga Penajam, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Normal

Kategori :