Momen Piero Hincapie (kiri) menekel bola dari kaki Tahith Chong (tengah) dalam laga Ekuador vs Curacao, matchday 2 Grup E Piala Dunia 2026, Minggu 21 Juni 2026-Juan Mabromata-Getty Images
Bahkan pada menit-menit akhir, tembakan dari Livano Comenencia menjadi satu-satunya percobaan tepat sasaran Curaçao di babak pertama, meski tidak membahayakan kiper Ekuador, Hernán Galíndez.
Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0. Meski Ekuador mencatat expected goals tinggi dan beberapa peluang besar yang gagal dimaksimalkan.
Babak kedua dimulai dengan Ekuador melakukan pergantian pemain, memasukkan Kevin Rodríguez untuk menambah daya gedor. Serangan mereka semakin intens sejak menit awal.
Namun, Curaçao justru sempat mengancam lewat kombinasi serangan Juninho Bacuna dan kakaknya Leandro Bacuna. Tembakan keras Leandro berhasil ditepis Galíndez, dan bola rebound juga masih bisa diamankan.
BACA JUGA:Argentina vs Ekuador: Gol Tunggal Di Maria Antar La Albicelestes Menang Tipis 1-0
BACA JUGA:FIFA Terapkan Aturan Cooling Break di Semua Laga Piala Dunia 2026
Ekuador membalas dengan peluang beruntun. Hincapié kembali gagal mencetak gol dari jarak dekat setelah sundulannya melenceng. Tak lama kemudian, Yeboah kembali menguji Room dengan tembakan keras yang kembali berhasil diamankan.
Bahkan dalam satu momen kemelut di depan gawang, upaya jarak dekat dari Valencia juga digagalkan oleh refleks luar biasa Room.
Tekanan semakin menjadi-jadi ketika Ekuador mendapatkan beberapa sepak pojok berturut-turut. Namun setiap bola mati selalu berhasil dibersihkan oleh lini belakang Curaçao atau langsung diamankan oleh Room.
Momen Kiper Curacao, Eloy Room, menepis sundulan Enner Valencia (Ekuador) dalam laga matchday 2 Grup E Piala Dunia 2026, Minggu 21 Juni 2026.-Hannah McKay-Reuters
Curaçao juga mulai kehilangan disiplin. Beberapa pemain seperti Juriën Gaari, Livano Comenencia, dan Juninho Bacuna menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras untuk menghentikan serangan Ekuador yang terus datang tanpa henti.
Pada menit ke-65 hingga 70, Ekuador menciptakan salah satu rangkaian peluang terbaik dalam pertandingan.
Yeboah mengirim umpan silang sempurna kepada Valencia yang sudah berada di posisi ideal, tetapi lagi-lagi Room melakukan penyelamatan gemilang dari jarak sangat dekat. Statistik mencatat Room sudah melakukan lebih dari 10 penyelamatan saat itu.
BACA JUGA:6 Prediksi Fase Grup Piala Dunia 2026: Drama, Kejutan, dan Persaingan Ketat
BACA JUGA:Drama Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat