Ekuador vs Jerman 2-1: Rekor 11 Kemenangan Beruntun Nagelsmann Ambyar!

Jumat 26-06-2026,09:05 WIB
Reporter : Raden Josaphat Bhismantaka
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, membantah keras anggapan bahwa anak asuhnya tampil tanpa motivasi saat kalah 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. 

Meski hasil tersebut mengakhiri rekor 11 kemenangan beruntun, Nagelsmann menegaskan kekalahan itu sama sekali bukan karena para pemain sengaja mengendurkan permainan setelah memastikan lolos ke babak 32 besar.

Jerman sebenarnya mengawali pertandingan dengan sempurna melalui gol cepat Leroy Sane. Namun, Ekuador mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata. 

Kekalahan tersebut juga memperpanjang catatan buruk Der Panzer yang kini gagal mencatat clean sheet dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun, menyamai rekor terpanjang mereka sepanjang sejarah turnamen.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Nagelsmann meminta publik tidak mempertanyakan komitmen para pemainnya.

"Tolong hentikan omong kosong itu. Jangan bilang para pemain tidak bermain habis-habisan. Itu tuduhan yang terlalu berlebihan," kata Nagelsmann kepada wartawan.

BACA JUGA:Rating Pemain Jerman yang Kena Comeback Ekuador 1-2, Belakang Diobok-obok

BACA JUGA:Ekuador vs Jerman 2-1, La Tri Comeback dan Lolos Dramatis ke Babak 32 Besar


Di tengah sorotan rekor buruk tanpa clean sheet, Nagelsmann bantah isu Jerman sengaja mengendurkan permainan saat ditumbangkan Ekuador 1-2.-Jan Woitas-Getty Images

Ia mengakui melakukan banyak rotasi karena posisi juara grup sudah dipastikan sebelumnya. Menurutnya, perubahan susunan pemain memang membuat ritme permainan tim tidak sebaik biasanya.

Mantan pelatih Bayern Munchen itu mengakui timnya melakukan banyak perubahan susunan pemain dan beberapa pemain terlihat kelelahan. Namun, menurutnya hal tersebut wajar mengingat padatnya jadwal turnamen

"Beberapa pemain terlihat kelelahan dan tentu permainan menjadi sedikit lebih lambat. Tapi itu bukan berarti mereka tidak berusaha. Kami percaya kepada seluruh pemain di skuad dan mereka juga berhak mendapat kesempatan untuk membuktikan kualitasnya," tegasnya.

Nagelsmann juga menilai timnya kehilangan ketenangan setelah unggul lebih dulu. Ia ingin para pemain belajar mengontrol pertandingan dengan lebih baik ketika sudah berada di depan.

"Setelah mencetak gol lebih dulu, kami seharusnya bisa bermain lebih tenang. Kami terlalu sering bertukar posisi, kurang sabar, dan kehilangan struktur permainan. Itu yang harus kami perbaiki sebelum memasuki fase gugur," jelas Nagelsmann.

BACA JUGA:Nico Schlotterbeck Out, Jerman Dipaksa Ubah Lini Belakang Jelang Fase Gugur

Kategori :