EP tersebut turut memuat dua single yang telah lebih dahulu dirilis. Yakni Time to Time (Annie) dan Love's a Gun.
Khusus untuk Love's a Gun, Daniel menggandeng sutradara Matty Peacock. Ia sebelumnya pernah bekerja bersama Billie Eilish dan Shawn Mendes.
BACA JUGA:Art Garfunkel Kenang Momen Haru Bersama Paul Simon, Ada Air Mata dan Pelukan
BACA JUGA:Jay-Z Rayakan 30 Tahun Album Reasonable Doubt, Siapkan Pop-Up dan Aktivasi di New York
Lagu tersebut menjadi salah satu rilisan solo Daniel. Pun, mendapat respons cukup baik dari para penggemarnya.
Kedua lagu itu pertama kali diperkenalkan saat Daniel menjadi penampil pembuka dalam tur Whatever's Clever! Tour milik Charlie Puth.
Ia tampil dengan menghadirkan seluruh aransemen lagu secara langsung menggunakan looper pedal. Hingga viral di berbagai platform media sosial.
Jutaan penonton menyaksikan kemampuannya melapisi vokal. Juga berbagai instrumen secara real time di atas panggung.
BACA JUGA:Mahalini hingga Sal Priadi Bakal Nge-Jazz di Tanjung Perak Jazz 2026
BACA JUGA:6 Kiat Menyiapkan Pementasan Paduan Suara Anak yang Sederhana tapi Artistik
Eksplorasi tersebut sebenarnya telah dimulai sejak Second Wind Tour tahun lalu. Tur itu sukses menggelar sejumlah konser sold out di Amerika Serikat. Sebelum berlanjut ke Eropa, Australia, dan Selandia Baru.
Momentum tersebut kini berlanjut. Daniel dipastikan tampil pada edisi perdana Yours Always Music Festival bersama Benson Boone, sombr, dan sejumlah musisi lainnya.
Karier solo Daniel pun terus menunjukkan perkembangan pesat. Sejauh ini, katalog musiknya telah mengumpulkan hampir 300 juta stream secara global.
Asia Tenggara juga menjadi salah satu pasar terkuatnya. Filipina menempati peringkat keempat. Sebagai negara dengan jumlah pendengar terbanyak.
BACA JUGA:Konser Tribut Rayakan 80 Tahun Syd Barrett Segera Digelar, Kenang Ujung Tombak Pink Floyd
BACA JUGA:Nicki Minaj Sesali Lirik Lagu Lamanya, Akui Tak Menyadari Dampaknya pada Pendengar Muda