Disusul Indonesia di posisi keenam. Lalu Malaysia di urutan kesepuluh. Sementara Singapura masuk dalam daftar 10 kota dengan jumlah pendengar terbesar di dunia.
Melalui Dream Crusher, Daniel Seavey menghadirkan karya yang lebih personal. --Secret Signals
Kesuksesan tersebut melanjutkan perjalanan karier Daniel setelah album solo perdananya, Second Wind, yang dirilis pada 2025. Album itu diproduseri secara eksekutif oleh Michael Pollack.
Album tersebut menuai pujian. Berkat kualitas penulisan lagu dan karakter vokalnya. Sebelumnya, Daniel dikenal sebagai salah satu pendiri grup Why Don't We pada 2016.
Bersama grup tersebut, ia mencatat lebih dari 6 miliar stream global, dua single bersertifikat Platinum dari RIAA, lima single Gold.
BACA JUGA:Madonna dan Sabrina Carpenter Bersatu di Video Klip Bring Your Love
BACA JUGA:Album ICEMAN Drake Bertahan di Puncak Billboard 200 Empat Pekan Beruntun
Kemudian dua album yang menembus 10 besar Billboard 200. Serta berbagai tur dunia yang selalu dipenuhi penggemar.
Kini, melalui Dream Crusher, Daniel Seavey menunjukkan arah baru yang lebih berani, matang, dan jujur dalam bermusik.
Sekaligus menjadi penanda menuju era album keduanya. Album yang tengah dinantikan para penggemar. (*)