"Bantuan dari SIER sangat tepat sasaran karena diberikan kepada kampung-kampung yang kami usulkan mengikuti ProKlim tingkat nasional. Sarana pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi salah satu kelengkapan penting dalam penilaian sekaligus mendukung masyarakat mengelola sampah secara mandiri," katanya.
BACA JUGA:SIER Tebus Ijazah Tertahan, Harapan Kakak Beradik Kembali Terbuka
BACA JUGA:SIER dan Holding BUMN Danareksa Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga Sekitar Kawasan Industri
Apresiasi datang dari Ketua RW 09 Kelurahan Rungkut Kidul, Rahman. Komposter yang diterima memiliki teknologi lebih modern.
“Dengan begitu, memudahkan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos sekaligus mengelola air lindi dalam satu perangkat,” ucapnya.
Saat ini, RW 09 Rungkut Kidul menjadi satu-satunya kampung di Surabaya yang mengikuti ProKlim kategori Lestari. Kategori tersebut merupakan yang tertinggi dalam Program Kampung Iklim.
Berbagai fasilitas seperti taman edukasi, jogging track, hingga kebun sayur telah dikembangkan melalui partisipasi aktif masyarakat. Rahman berharap bantuan dari SIER semakin memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
"Persoalan sampah menjadi tantangan bersama. Kami berharap bantuan ini semakin mempercepat terwujudnya lingkungan menuju zero waste sekaligus meningkatkan kesiapan kami menghadapi penilaian ProKlim tingkat nasional," ujarnya. (*)