HARIAN DISWAY- Ketegangan internal melanda garasi Tech3 Racing jelang musim 2027. Benturan visi antara manajemen KTM yang memaksakan duet rookie Manuel Gonzalez dan ketegasan Guenther Steiner yang bersikeras memburu tanda tangan Luca Marini, kini menjadi saga terakhir yang siap mengguncang peta kekuatan grid MotoGP.
Setelah tim utama KTM Factory resmi mengumumkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio sebagai line-up mereka untuk musim 2027, kini giliran tim satelit KTM Tech3 Racing yang bersiap merilis barisan pembalapnya.
Satu slot telah dipastikan milik pembalap muda asal Australia, Senna Agius, yang naik kelas ke MotoGP bersama Tech3. Namun, satu kursi tersisa di samping Agius masih menjadi misteri sekaligus pemicu ketegangan di dalam garasi Tech3 Racing.
Rookie vs Veteran: Benturan Dua Ideologi
Satu tempat kosong di grid MotoGP untuk musim 2027 ini berpotensi memicu saga transfer yang besar karena melibatkan dua sudut pandang yang bertolak belakang:
Visi KTM Factory (Investasi Masa Depan): Manajemen KTM lebih memilih untuk menurunkan duet rookie. Mereka mendesak Tech3 untuk merekrut Manuel Gonzalez, pemimpin klasemen sementara Moto2 saat ini.
KTM menilai investasi pada talenta muda sangat krusial, terutama demi menyambut perubahan regulasi teknis dan pengenalan ban Pirelli baru, yang secara teoritis bisa menguntungkan pembalap lulusan Moto2.
Visi Guenther Steiner (Keseimbangan & Pengalaman): Pemilik tim Tech3, Guenther Steiner, dengan tegas menolak ide menduetkan dua pemula.
Berkaca pada musim 2022, Tech3 pernah menduetkan Raul Fernandez dan Remy Gardner sebagai sesama rookie, sebuah eksperimen yang berakhir dengan performa buruk. Karena itu, Steiner bersikeras menginginkan pembalap veteran untuk mendampingi Agius.
BACA JUGA:Dampak Krisis Finansial VW, Ducati Pangkas Anggaran Massal di MotoGP 2027
BACA JUGA:Ikuti Jejak Marc Marquez, Joan Mir Resmi Gabung Gresini Racing Demi Selamatkan Karier!
Marini Masuk Radar, Vinales dan Binder Terdepak
Demi mewujudkan visinya, Steiner secara mengejutkan membidik Luca Marini, adik dari legenda MotoGP Valentino Rossi.
Marini dinilai sebagai sosok veteran ideal yang mampu memberikan hasil instan serta membantu pengembangan motor bagi Tech3.
Luca Marini, jadi target Tech3 Racing untuk MotoGP 2027--Twitter Lambe #Rasing6 @LambeRacing
Di sisi lain, situasi ini mempertegas nasib pembalap lama mereka. Maverick ‘Top Gun’ Vinales kabarnya telah didepak tanpa basa-basi, sementara tim juga mulai kehilangan kepercayaan pada Brad Binder yang dinilai kian kekurangan motivasi. Keduanya dipastikan tersingkir dari barisan pembalap KTM pada 2027.
Keputusan Akhir di Tangan Steiner
Meskipun manajemen internal KTM terus menekan dan membujuk Steiner untuk mempertimbangkan kembali keputusannya demi Manuel Gonzalez, lampu hijau tetap berada di tangan sang bos Tech3.
BACA JUGA:Demi Juara Dunia Ke-10, Marc Marquez Pensiunkan Gaya Balap Ugal-ugalan!
BACA JUGA:Guncang MotoGP 2027, KTM Duetkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio
Saat ini, negosiasi antara pihak Tech3 dan Luca Marini dilaporkan sudah berjalan intens demi mencapai kesepakatan secepat mungkin.
Marini pun kini berstatus sebagai kandidat terkuat untuk mengisi satu kursi kosong terakhir di garasi Tech3 Racing untuk musim depan.(*)