Ini Alasan Kota Kasablanka dan Mal Pakuwon Bekasi Pasang Pagar Tinggi
Ramai Mal dipagar tinggi karena takut isu kerusuhan--X TXT dari Jakarta
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Media sosial dihebohkan oleh beredarnya foto dan video yang memperlihatkan pemasangan pagar tinggi di sekeliling mal.
Unggahan tersebut memicu spekulasi liar netizen yang mengaitkan proteksi ketat ini dengan kekhawatiran manajemen mal terhadap potensi kerusuhan dan aksi penjarahan akibat kondisi ekonomi nasional yang tidak stabil.
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja langsung meluruskan kabar miring tersebut.
BACA JUGA:Sebar Pamflet Hasutan 'Darurat Kekerasan Aparat' Picu Kerusuhan, Dituntut 6 Bulan Bui
BACA JUGA:Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Banyuwangi, Sonny Ajak Generasi Muda Jaga Demokrasi
Ia menegaskan bahwa pemasangan pagar besi tinggi itu murni dilakukan demi manajemen lalu lintas pengunjung dan keamanan operasional, bukan karena adanya sinyal ancaman kerusuhan.
“Tujuan utamanya supaya lebih menertibkan arus keluar-masuk pengunjung. Kalau terbuka, pengunjung bisa masuk dan keluar dari mana saja sehingga membahayakan lalu lintas sekitar,” ujar Alphonzus dikutip disway.id, Jumat, 31 Juli 2026.
Alphonzus memaparkan, banyak mal besar di perkotaan yang memiliki akses perimeter luar sangat terbuka.
Kondisi tanpa pembatas ini membuat pejalan kaki maupun kendaraan kerap keluar-masuk dari berbagai titik sembarangan, dan memicu kesemrawutan lalu lintas.
BACA JUGA:Kekeringan Melanda Pulau Jawa: Ribuan Jiwa di Bekasi Sampai Cilacap Kekurangan Air Bersih
Dengan adanya pagar pengaman, alur pengunjung di luar gedung menjadi lebih terpusat, tertib, dan meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya sekitar pusat perbelanjaan.
Kendati menepis isu kerusuhan, Alphonzus tidak menampik bahwa pagar tersebut juga berfungsi ganda sebagai benteng perimeter keamanan.
Terutama bagi pusat perbelanjaan yang letak geografisnya berada dekat dengan titik-titik langganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi.
Pagar kokoh ini menjadi pembatas agar operasional bisnis di dalam mal tidak terganggu dan tetap steril saat terjadi penyampaian aspirasi di jalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: