BACA JUGA:FIA Selidiki Sayap 'Macarena' Red Bull Usai Kecelakaan Max Verstappen di GP Inggris
BACA JUGA:Ngenes! Tim Lain Upgrade Mesin di Silverstone, McLaren Terpaksa Bertahan dengan Mesin Lama
Mekies Memimpin Era Baru Red Bull sebagai Produsen Mesin
Salah satu tantangan terbesar yang kini berada di tangan Laurent Mekies adalah mengawal proyek Red Bull Ford Powertrains menjelang era regulasi 2026. Berbeda dengan era sebelumnya yang mengandalkan Honda, Red Bull untuk pertama kalinya akan memproduksi unit tenaganya sendiri melalui proyek yang telah dibangun sejak 2021.
Di tengah perubahan struktur kepemimpinan pasca-kepergian Christian Horner, Mekies juga berperan menyatukan koordinasi antara divisi sasis dan power unit yang kini dikelola dengan pembagian tanggung jawab lebih jelas.
Pendekatan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya Red Bull Austria untuk mengurangi konsentrasi kekuasaan pada satu figur sekaligus memastikan proyek mesin berjalan sesuai target.
Mekies sendiri tidak menutupi besarnya tantangan tersebut. Ia bahkan menyebut Red Bull menghadapi “gunung yang harus didaki” dan memperkirakan akan ada banyak tantangan serta “malam tanpa tidur” saat tim menjalani musim pertama sebagai produsen mesin.
Meski demikian, ia menegaskan proyek tersebut merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing Red Bull pada era baru Formula 1. (*)
*) Peserta Disway Internship Program.