BACA JUGA:PHE ONWJ Raih Tujuh Penghargaan Indonesia Green Awards 2026
BACA JUGA:Jaga Pasokan Energi, PHE Garap Migas Non-Konvensional dan Deepwater
Metode tersebut memungkinkan minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan terdorong menuju sumur produksi sehingga tingkat perolehan minyak (recovery factor) meningkat.
Proyek ini juga menjadi sarana memperoleh data operasional, pembelajaran teknis, serta validasi performa teknologi sebagai dasar pengembangan CEOR skala penuh pada masa mendatang.
PHE OSES menargetkan manfaat optimal proyek tersebut dapat dicapai hingga 2030. Keberhasilan implementasi CEOR di Lapangan Rama diharapkan membuka peluang penerapan teknologi serupa di berbagai lapangan migas lepas pantai Indonesia.
Dengan begitu, mampu memperkuat upaya Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui inovasi teknologi yang aman, andal, dan berkelanjutan. (*)