Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal mencetak gol sehingga skor tetap imbang 0-0. Memasuki babak kedua, Inter langsung melakukan rotasi besar-besaran.
Aksi Danyal Zor (kanan) dan Pio Esposito (kiri) dalam laga Karlsruher vs Inter Milan, laga pramusim, Minggu 26 Juli 2026.--@karlsruhersc-Instagram
Cristian Chivu memasukkan Raffaele Di Gennaro, Alessandro Bastoni, Benjamin Pavard, Federico Dimarco, Andy Diouf, Piotr Zielinski, Davide Frattesi.
BACA JUGA:Bayern Munich Hubungi Inter Milan untuk Dapatkan Yann Bisseck, Juventus Pantau Situasi Kim Min-jae
BACA JUGA:Demi Nico Paz, Inter Milan Siap Batalkan Transfer Gelandang Liverpool Curtis Jones!
Juga Ebenezer Akinsanmiro, Luka Topalovic, Mattia Mosconi, dan Yvan Kouadio Maye secara bertahap untuk memberi kesempatan bermain kepada banyak pemain. Meski begitu, Karlsruher justru berhasil membuka keunggulan pada menit ke-50.
Moritz Broschinski mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang diselesaikan Tim Civeja dengan tembakan kaki kanan ke pojok bawah gawang. Di Gennaro tidak mampu menjangkau bola sehingga tuan rumah unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Inter meningkatkan intensitas serangan. Federico Dimarco beberapa kali mengirim umpan silang berbahaya, sementara Topalovic, Mosconi, Akinsanmiro, Pavard, dan Zielinski bergantian menciptakan peluang.
Namun, hampir semua usaha mereka berhasil dimentahkan Bernat yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Termasuk tembakan jarah jauh Federico Dimarco pada menit ke-61.
BACA JUGA:Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
BACA JUGA:Curtis Jones Tertarik Serie A? Chiesa Beri Sinyal ke Inter Milan
Inter terus menekan. Pavard hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit ke-67 setelah menerima umpan silang Dimarco, namun Bernat lagi-lagi sigap mengamankan bola.
Aksi Mattia Marello dalam laga Karlsruher vs Inter Milan, laga pramusim, Minggu 26 Juli 2026.--@Inter_Xtra-X
Beberapa detik kemudian, Zielinski memperoleh peluang emas dari jarak dekat. Tapi sepakannya justru melambung di atas mistar. Topalovic, Frattesi, dan Akinsanmiro mencoba menyerang. Namun semuanya belum mampu mengubah skor.
Memasuki menit-menit akhir, Inter terus mengepung pertahanan Karlsruher. Zielinski sempat melihat tembakannya diblok, sedangkan Andy Diouf beberapa kali terjebak offside ketika berusaha mencari ruang.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil tepat pada menit pertama injury time. Setelah situasi sepak pojok, bola jatuh ke kaki Diouf di luar kotak penalti.