Hanya berselang lima menit, Real Madrid menggandakan keunggulan. Trent Alexander-Arnold menunjukkan kelasnya dengan melepaskan umpan lambung akurat dari lini belakang.
Bola melewati barisan pertahanan Leganés dan jatuh tepat di kaki penyerang muda, Gonzalo García. Dengan ketenangan tinggi, Gonzalo mengangkat bola melewati kiper lawan yang merangsek maju. Papan skor berubah menjadi 2-0.
BACA JUGA:Michael Olise Ingin Gabung Real Madrid, Bayern Patok Harga Rp4 Triliun
BACA JUGA:Dumfries ke Real Madrid, Inter Milan Apes Berulang Kali Saat Cari Pengganti
Menjelang akhir babak pertama, Leganés mulai keluar menyerang dan memanfaatkan kelengahan sisi kanan Madrid. Naim García berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 lewat aksi individu menawan.
Selebrasi Fede Valverde (kanan) usai buka keunggulan bagi Real Madrid atas Leganes dalam laga uji coba tertutup, Rabu 29 Juli 2026.--@RealMadrid-x
Ia memotong ke dalam melewati Alexander-Arnold sebelum melepaskan tendangan melengkung indah yang gagal dijangkau kiper kedua Madrid, Andriy Lunin.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis tuan rumah. Memasuki paruh kedua, baik José Mourinho maupun pelatih Leganés, Rubén Albés, melakukan perombakan besar-besaran.
Leganés memasukkan sejumlah pemain pilar seperti Juan Soriano dan Rubén Pulido untuk menyegarkan pertahanan. Sementara itu, Mourinho menarik keluar beberapa pemain muda untuk menjaga keseimbangan taktik.
BACA JUGA:Real Madrid Bidik Enzo Fernandez, Cucurella: Saya Harap Dia Datang
BACA JUGA:Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid, Tawarkan Rp2,36 Triliun ke Chelsea
Perubahan strategi ini terbukti lebih menguntungkan kubu Los Blancos yang tetap tampil dominan. Pada menit ke-58, rekrutan muda berbakat Franco Mastantuono memperlebar jarak menjadi 3-1.
Gol ini berawal dari skema serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Alexander-Arnold. Bola liar di depan gawang langsung disambar oleh Mastantuono menjadi gol.
Real Madrid sukses menaklukkan Leganes 4-1 dalam laga uji coba berkat eksperimen taktik efektif Jose Mourinho, Rabu 29 Juli 2026.--@RealMadrid-x
Mental bertanding Leganés tampak runtuh setelah gol ketiga tersebut. Hanya berselang beberapa menit kemudian, tekanan bertubi-tubi dari lini serang Real Madrid memaksa bek tengah Leganés, Rubén Pulido, melakukan gol bunuh diri.
Pulido salah mengantisipasi umpan silang deras yang mengarah ke kotak penalti, membuat bola justru bersarang ke gawangnya sendiri. Skor 4-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.