Oleh karena itu, sejarah tidak pernah mengenang siapa yang paling banyak mengikuti pelatihan kepemimpinan. Sejarah hanya mengingat mereka yang, di tengah kesulitan dan ketidakpastian, tetap memilih memimpin.
”Pemimpin tidak dibentuk oleh ruang kelas, tetapi oleh ruang kehidupan.” (*)
*) Sukarijanto adalah pemerhati kebijakan publik dan analis di Lembaga Kajian Economics, Enterpreneurship, & Leadership.