Ferrari Rombak SF26 di F1 GP Belanda 2026

Jumat 21-08-2026,12:38 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Sirkuit Zandvoort menjadi saksi agresi teknis Ferrari pasca-jeda musim panas. Skuad Maranello resmi merilis paket pembaruan radikal pada SF26 demi menguasai F1 GP Belanda 2026.

Fokus pada modifikasi cross-member, tie rod, hingga geometri floorboard, tim berlogo kuda jingkrak ini siap menggebrak sesi latihan bebas dan mengancam dominasi para rival di lintasan.

Jeda musim panas Formula 1 resmi berakhir. Menyambut F1 GP Belanda di Sirkuit Zandvoort, sejumlah tim bersiap membawa paket pembaruan besar-besaran pada mobil mereka, meski fokus pengembangan untuk regulasi 2026 juga sedang berjalan penuh.

​Di tengah upaya tim mencapai batas maksimal performa (asymptote performance), Ferrari menjadi salah satu tim yang menunjukkan ritme pengembangan paling agresif. Berkat optimalisasi proses yang menyeluruh, skuad asal Maranello, Italia, tersebut mengalami kurva evolusi teknis yang sangat cepat.

​Ferrari mengonfirmasi paket pembaruan SF26 pada Kamis, 20 Agustus 2026. Inovasi utama kali ini terfokus pada area tengah mobil, di mana para insinyur Maranello memodifikasi struktur geometri dan posisi tie rod (batang penghubung) pada bargeboard.

BACA JUGA:F1 GP Belanda 2026: Balapan Terakhir Zandvoort dan Ujian Nyali Max Verstappen

BACA JUGA:Carlos Sainz Resmi Bertahan di Williams, Teken Kontrak Baru hingga F1 2027

Pembaruan tersebut melibatkan komponen cross-member, batang struktural melintang yang menghubungkan sasis kiri dan kanan.

Selain memperkuat kekakuan torsional sasis, komponen ini berfungsi sebagai titik dudukan presisi untuk suspensi dan mesin. Pada SF26, cross-member dimodifikasi khusus untuk mengarahkan dan memanipulasi aliran udara.

​Sambungan tie rod ke rangka kini diturunkan beberapa sentimeter, berdampingan dengan desain ulang pada anchor underbody.

Area di dekat sasis juga mengalami modifikasi yang menciptakan celah khusus di sepanjang cross-member. Celah ini dibuat presisi dengan sudut kemiringan ke bawah (downward inclination).


Tanda panah hijau, menunjukkan letak Cross-Member versi Lama di mobil Ferrari SF26--Twitter SonoDAS @reel_SonoDAS

​Langkah teknis ini bertujuan menciptakan efek downwash yang lebih efektif untuk mengalirkan udara ke bagian kolong mobil (underbody).

Modifikasi Elemen Vertikal Floorboard

​Penyempurnaan teknis SF26 juga menyasar area tengah lainnya, terutama pada geometri profil vertikal floorboard. Elemen terluar di sisi kiri kini didesain ulang tanpa menempel langsung ke bagian bawah bodi mobil.

​Selain itu, sudut datang (angle of attack) terhadap aliran udara masuk dibuat lebih tinggi. Pendekatan agresif ini turut diterapkan pada dua deflektor lainnya, hingga ke elemen paling belakang yang terhubung dengan profil horizontal.

BACA JUGA:Efek Domino Cedera Isack Hadjar: Liam Lawson ke Red Bull, Yuki Tsunoda Turun Gunung!

BACA JUGA:Garasi Racing Bulls Membara: Rivalitas Sengit Liam Lawson vs Arvid Lindblad di F1 2026

Langkah pengubahan paket aerodinamis ini mengusung dua misi utama:

  • ​Mengelola Turbulensi Ban Depan: Mengontrol aliran udara kotor (tire wake) di belakang ban depan agar tidak mengganggu efisiensi aerodinamis mobil secara keseluruhan.
  • ​Memperluas Peta Aerodinamis: Memodifikasi camber dan arsitektur profil untuk mendistribusikan ulang tekanan udara.

​Di bawah arahan Direktur Teknis, Loic Serra, Ferrari ingin memastikan setiap komponen bekerja optimal dalam rentang sudut serang dan energi aliran udara yang lebih luas. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya loss of downforce mendadak atau pemisahan aliran udara saat penyetelan (set-up) mobil diubah.

​Efektivitas pembaruan SF26 ini akan mulai teruji pada sesi Latihan Bebas 1 (FP1) GP Belanda pada Jumat, 21 Agustus 2026.(*) 

Kategori :