Mode tersebut dirancang untuk membatasi sudut pandang layar. Sehingga isi ponsel tidak mudah dilihat orang lain. Pengguna dapat mengaktifkannya melalui ketukan ganda atau tombol pintasan.
Pada sektor kamera, Huawei Mate XT 2 membawa True-to-Color Camera 3.0. Teknologi tersebut diklaim mampu mengurangi gangguan cahaya inframerah hingga 95 persen. Lebih banyak dibandingkan pendahulunya.
He Tingbo, Ketua Komite Ilmuwan Huawei, Presiden Bisnis Semikonduktor Huawei, mempresentasikan Hukum Skala Tau, 9 September 2026.-Huawei-hardwarezone.com
Ponsel itu juga dibekali kamera utama, kamera periskop telefoto, dan kamera ultrawide. Huawei turut menambahkan Desk-Calendar shooting mode.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengambil foto selfie maupun foto grup. Tanpa harus memegang perangkat.
BACA JUGA:HUAWEI WATCH GT 6, Revolusi Gaya dan Kebugaran di Pergelangan Tangan
Huawei Mate XT 2 Ultimate Design dijual dengan harga 19.999 yuan atau sekitar Rp46 juta. Penjualan resmi Huawei Mate XT 2 di Tiongkok daratan akan dimulai pada 12 September 2026.
Sementara itu, ketersediaan perangkat tersebut di luar Tiongkok belum diumumkan.
Kehadiran Mate XT 2 menunjukkan bahwa Huawei berupaya mencari pendekatan baru. Khususnya dalam pengembangan chipset. Terlebih di tengah keterbatasan akses terhadap teknologi semikonduktor canggih. (*)