Kita bisa memulai dari hal sederhana dengan mengedukasi lewat media sosial, mendukung produk yang ramah lingkungan, ikut aksi penanaman pohon, atau menggalang dana untuk konservasi satwa.
Kita juga bisa bersuara lantang menentang perampasan lahan di Papua. Sebab, itu bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga isu kemanusiaan.
Bagi saya, menjaga hutan berarti menjaga masa depan kita sendiri. Sebab, ketika hutan terbakar atau dirampas, yang hilang bukan hanya pohon. Harapan, identitas, dan kebanggaan kita sebagai bangsa juga ikut lenyap.
Mari kita buktikan bahwa gen Z bukan hanya generasi yang melek teknologi, tetapi juga generasi yang melek hati. Generasi yang berani berdiri di garis depan untuk melindungi bumi. Sebab, tanpa hutan, tidak akan ada lagi cerita indah yang bisa kita bagi ke dunia. Dan, jika bukan kita yang bergerak sekarang, siapa lagi? (*)
*) Mutiara Matulessy adalah mahasiswa Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga.--