Apple Naikkan Harga iPhone Lama setelah Meluncurkan iPhone Duo

Sabtu 12-09-2026,12:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Dalam acara tersebut, Apple juga meluncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. iPhone Duo menjadi ponsel lipat pertama Apple. Sekaligus iPhone dengan harga paling mahal yang pernah diluncurkan perusahaan.

Perangkat tersebut dibanderol mulai dari 1.999 dolar AS atau sekitar Rp33,3 juta. Kehadiran iPhone Duo juga menandai masuknya Apple ke segmen smartphone lipat premium.

BACA JUGA:Apple Tambah 9 Game Baru di Apple Arcade, Family Feud Jadi Sorotan

BACA JUGA:iPhone 18 Pro Dikabarkan Hanya Naik 36 mAh, Apple Dinilai Tertinggal dalam Teknologi Baterai

Kenaikan harga iPhone tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Sejumlah negara lain juga mengalami penyesuaian harga.

India menjadi salah satu negara dengan kenaikan harga paling tinggi. Sejumlah model iPhone yang masih dijual dilaporkan mengalami kenaikan harga. Hingga 41 persen.

Sebagai contoh, harga iPhone 17 versi dasar di India kini dimulai dari 99.900 rupee India atau sekitar Rp18,4 juta.

Sementara itu, iPhone Air dengan kapasitas penyimpanan 1 TB mengalami kenaikan harga menjadi 224.900 rupee India atau sekitar Rp41,4 juta.

BACA JUGA:Apple Umumkan Fitur Aksesibilitas Berbasis AI untuk iPhone hingga Vision Pro

BACA JUGA:Apple Siapkan iPhone Lipat Ultra, Siap Rilis 2026 dengan Harga Rp31 Jutaan

Kenaikan harga tersebut mendapat respons negatif dari sejumlah konsumen di media sosial. Kebijakan tersebut juga menjadi sorotan. 

Sebab, India saat ini merupakan salah satu pasar Apple dengan pertumbuhan paling cepat. Negara tersebut juga menjadi salah satu pusat manufaktur penting bagi Apple.


Harga iphone Pro dan iPhone Pro Max resmi dirilis pada Rabu, 9 September 2026 pagi waktu AS atau Kamis, 10 September 2026 dini hari.--Apple

Sejumlah analis industri memberikan penilaian mereka. Bahwa kenaikan harga tersebut berkaitan dengan meningkatnya biaya komponen.

Terdapat salah satu faktor yang disebut menjadi penyebab. Yaitu kenaikan harga chip memori dan penyimpanan.

BACA JUGA:Apple Rilis Pembaruan Keamanan untuk iPhone 6s dan iPhone 7 Cegah Ancaman Siber Coruna Exploit

Kategori :