HARIAN DISWAY - Derby Manchester ke-199 berakhir pahit buat Manchester United. Mereka takluk 0-1 dari Manchester City di Old Trafford dalam pertandingan yang penuh kontroversi.
Gol tunggal Erling Haaland pada menit ke-60 menjadi penentu kemenangan The Citizens. Meski City sudah bermain dengan 10 pemain sejak Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-23.
Namun, justru gol itulah yang menjadi kontroversi utama. Wasit Michael Oliver sempat menganulir gol tersebut karena offside. Tapi ia mengubah keputusan setelah peninjauan VAR yang lumayan lama.
Dari tayangan ulang, menurut Oliver, Haaland ternyata masih berada dalam posisi onside. Karena pemain United Patrick Dorgu sedikit memainkan bola saat berusaha memblok umpan silang Josko Gvardiol.
BACA JUGA:Man Utd vs Man City 0-1, Haaland Bawa 10 Pemain The Citizens Permalukan Old Trafford
BACA JUGA:Rating Pemain Man United yang Dipermalukan Man City 0-1, Depan Memble
Masalahnya kemudian beralih kepada posisi Enzo Fernandez. Gelandang City tersebut berada dalam posisi offside ketika mencoba menyambut umpan, tetapi tidak menyentuh bola.
VAR menilai Fernandez tidak melakukan interferensi. Sehingga gol Haaland tetap sah. Jelas keputusan itu menimbulkan perdebatan.
Martinez Keberatan dengan Keputusan VAR
Gol kontroversial Haaland lewat tinjauan VAR picu protes keras kubu Man United, Lisandro Martinez dan Michael Carrick soroti keputusan wasit.--@SkySportPL-X
Lisandro Martinez menjadi salah seorang pemain United yang paling vokal mempertanyakan keputusan tersebut. Bek asal Argentina itu merasa posisi Fernandez tetap memengaruhi tindakannya saat bertahan.
"Menurutku [Enzo] Fernandez offside," tegasnya kepada Sky Sports. "Yang tidak bisa kupahami adalah aturannya. Ia ada di sana! Aku mendatanginya karena ia berada di depanku. Itu sebabnya Haaland bebas di belakang," semprot Lisandro.
BACA JUGA:Prediksi Skor Man United vs Man City, Kans Setan Merah Hentikan Start Sempurna The Citizens
BACA JUGA:Rating Pemain Man City yang Kalahkan Man United 1-0, Haaland Pahlawan!
Menurutnya, situasi tersebut membuat dirinya harus memilih menjaga Enzo Fernandez, sehingga Haaland mendapatkan ruang kosong di belakang. "Kalau Fernandez enggak ada di sana, aku pasti menjaga Haaland. Sesederhana itu," jelasnya kesal.
Lisandro juga mengaku sulit menerima keputusan tersebut. Karena menurutnya klub-klub Premier League selalu mendapatkan penjelasan mengenai aturan dari para ofisial sebelum musim berlangsung.