Merantau, Menulis, dan Mengejar Mimpi: Kisah Nikmat Harahap

Selasa 15-09-2026,16:52 WIB
Oleh: Ardy Saputra*

MERANTAU bukanlah perjalanan yang mudah. Jauh dari keluarga, menghadapi berbagai tantangan hidup, hingga harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Itu semua menjadi bagian dari proses yang harus dilalui. Namun, bagi Nikmat Harahap, semua tantangan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengejar impian.

Nikmat Harahap, remaja asal Medan, Sumatera Utara, berhasil menjadi penulis buku sekaligus kreator konten. Ia sukses di media sosial dan meraup penghasilan jutaan rupiah setiap bulan.

Nikmat Harahap juga sukses sebagai penulis. Dua bukunya terbit. Yakni, berjudul Dunia Emang Sejahat Ini dan Doa Ibu yang Udah Tiada. Buku tersebut kini berhasil terjual sekitar 100 eksemplar setiap bulan.

Remaja kelahiran 28 April 2003 tersebut bangga dengan prestasinya yang ia inginkan saat kecil. Ia sekarang juga berstatus merantau di kota orang, tepatnya di Jakarta Pusat. Ia terus mengembangkan tulisannya, baik di media sosial maupun di dunia nyata. Oleh karena itu, ia bangga dengan pencapaiannya.

Nikmat mengatakan, awal mula dirinya terjun di dunia literasi saat duduk di bangku sekolah dasar, tepatnya kelas V SD. Terakhir, Nikmat Harahap adalah alumnus sekolah Al-Mukhtaryah Sungai Dua yang lulus pada 23 Juni 2023. Sekolah itu terletak di Kabupaten Padang Lawas Utara, Medan, Sumatera Utara.

Sejak merantau, ia mulai membangun mimpi yang sejak kecil dicita-citakan. Kini ia sukses jadi penulis buku. Bukunya sudah dibaca lebih dari 50 ribu orang.

Buku Nikmat Harahap 

Karya pertamanya berjudul Dunia Emang Sejahat Ini, terbit pada 20 Maret 2025, dan disusul buku yang kedua yang berjudul Doa Ibu yang Udah Tiada. Buku tersebut terbit pada 28 April 2026.

Di dunia kepenulisan, ia menggunakan nama Nikmat HRP. Identitas tersebut juga dibawanya ke ruang digital. Selain menulis buku, ia aktif sebagai kreator konten dengan membagikan tulisan dan karya melalui media sosial.

Di tanah rantaulah ia bisa mewujudkan mimpi dan kariernya. Kini Nikmat Harahap juga mempunyai akun TikTok (@nikmathrp_) dengan 65 ribu follower dan Instagram (@nykamathrp_) dengan 20 ribu follower. Ia juga aktif di akun Facebook (@nikmat official) sebagai kreator konten penulis buku yang follower-nya sebanyak 109 ribu. Selain itu, YouTube (@nykmat official) sebanyak 12 ribu subcriber.

Nikmat juga ingin bukunya dikenal masyarakat luas, baik di Indonesia maupun mancanegara. Ia ingin namanya abadi di dalam karya buku.

Mimpi Besar Seorang Anak Rantau

Dua judul itu seperti memperlihatkan warna personal yang sedang dibangun Nikmat. Ia tidak mengambil jarak terlalu jauh dari kehidupan. Tulisan-tulisannya bergerak di sekitar pengalaman, pergulatan hidup, kehilangan, keluarga, dan sisi emosional manusia yang dekat dengan keseharian pembacanya.

Bagi Nikmat, menjadi penulis bukan sekadar hobi, melainkan juga cita-cita yang ingin diwujudkan sejak lama. Ia memiliki keinginan besar untuk membanggakan kedua orang tuanya dan dikenal luas melalui karya-karya tulis yang bermanfaat bagi banyak orang.

Keputusan untuk merantau menjadi awal perjuangannya dalam mengejar mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan doa orang tua, ia terus berusaha mencari rezeki sekaligus menghasilkan karya. Alhamdulillah, perjuangannya membuahkan hasil dengan terbitnya dua buku pertamanya. Baginya, tanah rantau menjadi tempat lahirnya berbagai mimpi yang kini mulai menjadi kenyataan.

Kategori :