Dari tahun ke tahun, jumlah kasus autoimun naik. Jika dulu yang datang kontrol kepada Zahra hanya 1-2 orang per bulan, kini menjadi 4-5 anak dalam setahun terakhir. "Dalam kurun waktu setahun (Agustus 2025-2026) total 54 orang yang sudah rawat inap," ucapnya.
Sama seperti pada orang dewasa, autoimun pada anak pun seringkali tidak disertai gejala. Keluhannya pun acap direspons dengan tindakan medis dan obat-obatan standar, karena tidak ada ciri-ciri khusus yang menunjukkan bahwa pasien tersebut mengidap autoimun. (*)