Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum tepat untuk menyetel ulang komitmen kita: belajar menghargai perbedaan, membangun tradisi yang adil, dan merombak sistem yang merusak moral. Kesaktian Pancasila tidak terletak pada teksnya yang sakral, melainkan saat nilai-nilainya menjelma menjadi kebijakan, dan kebijakan itu mewujud jadi aksi nyata di lapangan.
*) Guru Besar Psikologi Sosial Universitas Airlangga dan Rektor Universitas 45 Surabaya