Buah Pir vs Apel, Adu Sehat dan Kandungan Nutrisi

Sabtu 03-10-2026,17:00 WIB
Reporter : Shafa Citra Faradisa*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Pir dan apel kerap jadi pilihan buah favorit. Karena rasanya yang segar dan mudah didapat sepanjang tahun. Namun dari segi kandungan gizi, kedua buah itu ternyata tidak sepenuhnya sama.

Perbandingan nutrisi pir dan apel penting diketahui bagi siapa saja. Terutama yang sedang memperhatikan asupan serat, vitamin, atau kalori harian. Sejumlah ahli gizi menyebut perbedaan utama terletak pada kadar serat dan vitamin C.

Secara umum, satu buah apel ukuran sedang mengandung sekitar 95 kalori dan 4 gram serat. Sementara satu buah pir ukuran sedang mengandung sekitar 101 kalori dan 6 gram serat. Berikut perbandingan lengkap kandungan nutrisi keduanya.

Kalori dan Karbohidrat

Dari segi kalori, apel dan pir berada di rentang yang hampir serupa. Satu buah apel ukuran sedang mengandung sekitar 95 kalori dan 25 gram karbohidrat. Sedangkan satu buah pir ukuran sedang mengandung sekitar 101 kalori dan 27 gram karbohidrat.

BACA JUGA:6 Buah yang Dianjurkan untuk Penderita Kolesterol

BACA JUGA:5 Buah Kaya Nutrisi yang Bermanfaat untuk Kesehatan Paru-Paru

Selisih kalori keduanya terbilang tipis. Sehingga baik apel maupun pir sama-sama cocok dijadikan camilan sehat rendah kalori. Perbedaan baru terlihat jelas saat masuk ke kandungan serat.

Serat, Pir Lebih Unggul


Konsumsi Buah Pir Dengan Kulitnya Agar Kandungan Serat Dalam Buah Jadi Optimal-PIRO4D-Pixabay

Pir dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan serat tertinggi dibanding buah lain yang umum dikonsumsi.

Satu buah pir ukuran sedang menyumbang sekitar 6 gram serat, atau setara sekitar 20 persen kebutuhan serat harian tubuh.

Sementara itu, apel menyumbang sekitar 4 gram serat per buah, yang juga masih tergolong sumber serat yang baik.

BACA JUGA:6 Manfaat Buah Delima, Mengurangi Peradangan Hingga Mencegah Penyakit Diabetes

BACA JUGA:7 Manfaat Buah Jamblang yang Belum Banyak Diketahui

Serat pada kedua buah itu membantu memperlancar pencernaan. Dan membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Khusus pada apel, kandungan serat larut bernama pektin disebut berperan membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Pada pir, kombinasi serat larut dan tidak larutnya dinilai lebih optimal untuk mendukung keteraturan buang air besar.

  Vitamin C, Apel Sedikit Lebih Tinggi


Buah apel bisa jadi pilihan yang tepat bagi para penderita diabetes karena miliki kandungan gula yang sedikit namun tetap segar dan enak. --Treehugger

Soal kandungan vitamin C, apel sedikit unggul dibanding pir. Satu buah apel ukuran sedang mengandung sekitar 8 miligram vitamin C. Sementara satu buah pir mengandung sekitar 7 miligram vitamin C.

BACA JUGA:Daftar 5 Sayuran Lokal yang Kaya Manfaat dan Menyehatkan

BACA JUGA:4 Peran Besar Sayur untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi

Selisih keduanya memang tidak terlalu besar. Namun, apel juga dikenal mengandung antioksidan tambahan.

Berupa quercetin, senyawa yang banyak ditemukan pada kulit buah. Quercetin disebut punya sifat antiradang yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Vitamin dan Mineral Lain

Di luar serat dan vitamin C, pir dan apel juga punya keunggulan masing-masing. Terutama pada sejumlah vitamin dan mineral lain. Pir cenderung mengandung lebih banyak vitamin K, folat, kalium, dan tembaga dibanding apel.

Sebaliknya, apel mengandung lebih banyak vitamin A dan beta-karoten dibanding pir. Kandungan mineral seperti fosfor dan natrium pada kedua buah itu relatif setara.

BACA JUGA:5 Manfaat Mengonsumsi Salad Sayur untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran

BACA JUGA:Ingat, Konsumsi Sayuran Kaya Vitamin K Bisa Optimalkan Kesehatan Paru-Paru

Kandungan Gula Alami

Selain serat dan vitamin, kadar gula alami pada kedua buah itu juga kerap jadi pertimbangan. Terutama bagi yang membatasi asupan gula harian.

Pir sedikit lebih unggul. Karena kandungan gulanya cenderung lebih rendah dibanding apel pada ukuran yang setara.

Meski begitu, gula pada pir dan apel tergolong gula alami yang terikat dengan serat. Sehingga penyerapannya ke dalam darah berlangsung lebih lambat dibanding gula tambahan pada makanan olahan.

Karena itu, kedua buah tersebut tetap aman dikonsumsi dalam porsi wajar. Termasuk bagi yang sedang menjaga kadar gula darah.

Baik untuk Jantung dan Pencernaan


Konsumsi Buah Pir Dapat Membantu Memperlancar Pencernaan--iStock

BACA JUGA:5 Alasan Mengapa Anda Harus Pilih Turunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

BACA JUGA:Olahan Bawang Putih, Jahe, dan Lemon, Ramuan Alami Penurun Kolesterol

Kedua buah itu sama-sama dikaitkan dengan manfaat untuk kesehatan jantung, meski lewat mekanisme yang sedikit berbeda.

Serat larut pada apel disebut membantu menurunkan kolesterol jahat. Sementara kandungan antioksidan pada pir dipercaya membantu menjaga elastisitas pembuluh darah.

Dari sisi pencernaan, kandungan air pada pir dan apel sama-sama tinggi. Yakni sekitar 84 hingga 85 persen. Kombinasi kadar air tinggi dan serat yang melimpah. Itu membuat kedua buah memiliki sifat menghidrasi. Sekaligus membantu kerja usus.

Berdasarkan perbandingan di atas, tidak ada jawaban mutlak soal buah mana yang lebih sehat antara pir dan apel. Keduanya sama-sama bergizi, hanya saja unggul di aspek yang berbeda.

BACA JUGA:Buah Super, Rambutan Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh

BACA JUGA:Ini Deretan Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes, Bikin Gula Darah Terjaga

Pir lebih disarankan bagi yang ingin menambah asupan serat harian. Atau sedang menjaga pencernaan tetap lancar.

Sementara itu, apel lebih cocok bagi yang ingin mengejar asupan vitamin C dan antioksidan tambahan dari quercetin.

Pada akhirnya, mengonsumsi keduanya secara bergantian justru dinilai lebih menguntungkan. Ketimbang memilih salah satu secara eksklusif. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kategori :