HARIAN DISWAY - Monster Hunter Outlanders akan dirilis secara global untuk perangkat iOS dan Android pada 29 Oktober 2026.
Game itu menghadirkan pengalaman berburu monster khas Capcom. Dengan akses yang lebih mudah bagi pemain baru.
Game yang dikembangkan TiMi Studio Group bersama Capcom tersebut menjadi langkah baru bagi waralaba Monster Hunter.
Sebab, selama ini Monster Hunter lebih dikenal melalui platform PC dan konsol. Meski berpindah ke perangkat mobile, kedua pengembang menegaskan tetap mempertahankan inti pengalaman Monster Hunter.
BACA JUGA:Capcom Spotlight September 2026 Tiba, Monster Hunter Wilds Ascendance Jadi Sorotan
BACA JUGA:Capcom Siapkan Roadmap Perbaikan Monster Hunter Wilds di PC, Dimulai dari Title Update 4
Produser Capcom Ichiro Kiyokawa menyebut salah satu prioritas utama pengembangan. Yakni pihaknya mempertahankan unsur pengambilan keputusan dalam setiap perburuan.
Capcom dan TiMi Studio Group menjanjikan akses yang lebih mudah untuk memainkan Monster Hunter Outlander via mobile.-Capcom-inquirer.net
"Pemain tetap harus mengamati perilaku monster, menentukan kapan menghindar atau menyerang, serta memilih jenis senjata yang sesuai," ujar Kiyokawa dalam wawancara dengan Tech INQ saat Tokyo Game Show 2026.
Filosofi tersebut menjadi bagian penting Monster Hunter Outlanders meski sistem permainan telah disesuaikan untuk perangkat mobile.
Pengembang tidak sekadar membuat adaptasi langsung dari seri sebelumnya. Tetapi membangun game yang memiliki identitas sendiri dalam keluarga Monster Hunter.
BACA JUGA:Capcom Nyaris Menghapus Ciri Utama yang Membedakan Monster Hunter Stories 3 dari Seri Utamanya
BACA JUGA:Dota 2 Berkolaborasi Dengan Monster Hunter, Hadirkan Berbagai Item In-Game
Bagi TiMi Studio Group, salah satu tantangan terbesar adalah memindahkan mekanisme aksi khas Monster Hunter ke layar smartphone. Tanpa membuat pemain yang belum terbiasa dengan seri tersebut kewalahan.
Produser TiMi Studio Group Dong Huang menyebut tim harus mencari cara untuk menyederhanakan mekanisme dan kontrol permainan. "Sehingga pengalaman berburu tetap dapat dinikmati melalui perangkat mobile," ujarnya.