BACA JUGA:Operasi Serentak Polri Berantas Kampung Narkoba di Berbagai Daerah Indonesia
BACA JUGA:Pesta Narkoba, Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya
Yazerlin berharap agar seluruh pihak dapat menghormati proses penyelidikan yang sedang berlangsung dan tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya informasi resmi.
Rangkaian insiden hukum dan moral yang melibatkan oknum alumnusnya belakangan ini kian menyorot dinamika Paguyuban Cak dan Ning Surabaya. Padahal, rekam jejak organisasi pemuda pilihan Kota Pahlawan ini memiliki nilai sejarah panjang sejak era 1980-an sebagai garda terdepan promosi pariwisata, seni budaya, serta aksi sosial kemasyarakatan.
Secara historis, keanggotaan Cak dan Ning memegang peranan strategis dalam menyuarakan edukasi publik, menggerakkan aksi relawan bencana, hingga mendampingi agenda diplomasi Pemerintah Kota Surabaya.
Namun, munculnya dua kasus beruntun: kasus dugaan paksaan aborsi hingga penyalahgunaan narkoba yang menjerat mantan Juara dan Duta Lalu Lintas, menjadi pukulan telak bagi citra paguyuban di mata publik. (*)