Cloudflare Catat Jutaan Upaya Peretasan Usai Celah Keamanan PHP Terungkap

Jumat 23-10-2026,11:25 WIB
Reporter : Nanda Nur Wahyudi*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Cloudflare mencatat jutaan upaya eksploitasi terhadap dua celah keamanan kritis pada bahasa pemrograman PHP. Sebelumnya, kerentanan tersebut diumumkan ke publik.

Lonjakan serangan itu mendorong perusahaan dan pemerintah di berbagai negara. Mereka berlomba-lomba mempercepat pembaruan sistem. Demi mencegah peretasan.

Dilansir Reuters pada 23 Oktober 2026, CEO Cloudflare Matthew Prince mengungkapkan hal tersebut. Bahwa jaringan perusahaan mendeteksi ribuan upaya eksploitasi. Terjadi hanya dalam 10 jam sebelum kerentanan diumumkan.

Jumlah itu meningkat menjadi puluhan ribu dalam 45 menit setelah pengumuman. Ratusan ribu dalam dua jam. Kemudian mencapai jutaan.

BACA JUGA:Daftar 25 Cloudflare Terancam Diblokir, Kemenkomdigi Wajibkan Daftar PSE dalam 14 Hari

BACA JUGA:Cloudflare Down Bikin Banyak Website Tumbang? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lonjakan tersebut menunjukkan hal mengkhawatirkan. Bahwa pelaku serangan siber bergerak cepat. Mereka memanfaatkan informasi teknis mengenai celah keamanan yang baru dipublikasikan.


Ilustrasi AI permudah peretasan siber di Asia Timur menjadi ancaman serius.-Nanobanana-Gemini

Kerentanan yang dikenal sebagai PHP2Shell ditemukan pada inti perangkat lunak PHP. Yakni bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk menjalankan situs web.

Peneliti keamanan dari Wiz mengidentifikasi dua celah. Keduanya memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh pada server yang rentan. Bahkan tanpa autentikasi dalam kondisi tertentu.

Dua kerentanan tersebut tercatat dengan kode CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Keduanya mendapat skor tingkat keparahan 9,2 dari 10 berdasarkan sistem penilaian CVSS versi 4.0.

BACA JUGA:Teknologi AI Percepat Peretasan: Korea Selatan dan Jepang Hadapi Lonjakan Serangan Siber

BACA JUGA:Anthropic Perluas Akses Model AI Terkuat untuk Tim Keamanan Siber AS

Jika berhasil dieksploitasi, celah tersebut berpotensi memberi penyerang kendali atas server yang terdampak. Atau membuka akses terhadap informasi sensitif. Dampaknya dapat meluas ke situs web dan layanan daring yang bergantung pada server tersebut.

Wiz memperkirakan PHP digunakan oleh sekitar 70 persen situs web di dunia. Penggunaannya mencakup berbagai platform populer. Termasuk WordPress, Joomla, dan Drupal.

Kategori :