Potret diri Vincent Van Gogh, pelukis karya terkenal The Starry Night.-wikipedia-
BACA JUGA:Pameran Lukisan Perwajati The Magic of Colours, Representasi Wanita Penuh Warna
BACA JUGA:Habiskan Masa Liburan di Dalam Kota, Girang Lihat Lukisan Wajah di Cermin
Kim menyatakan bahwa hasil penelitian timnya menunjukkan kecocokan. Baik antara bentuk langit dalam lukisan dan kondisi langit nyata menjelang fajar sekitar 22 Juli 1889.
Berdasarkan temuan itu, timnya mengajukan kemungkinan bahwa Van Gogh mulai merancang gagasan lukisan tersebut pada Juni. Kemudian menyelesaikannya setelah 22 Juli.
Namun, Kim menekankan perlunya penelitian lebih lanjut dari bidang sejarah seni dan ilmu konservasi. Itu digunakan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam.
Dengan demikian, penelitian tersebut tidak serta-merta mengubah tanggal penciptaan The Starry Night.
BACA JUGA:Collector’s Spotlight Orasis Art Space Tampilkan 10 Lukisan Sambut Libur Natal dan Tahun Baru
BACA JUGA:Lukisan Black Madonna dan Tradisi Penghormatan Warga Polandia pada Bunda Maria Jelang Natal
Temuannya menawarkan hipotesis baru mengenai proses kreatif Van Gogh. Sekaligus menunjukkan bagaimana pendekatan astronomi digunakan untuk analisa lukisan.
Pendekatan tersebut dapat membantu mengungkap kemungkinan hubungan antara karya seni dan fenomena alam pada masa lalu. (*)