Sebab, panggung yang besar juga menuntut kesiapan lebih besar. Tak cukup hanya ingin tampil. Harus punya sesuatu yang dikerjakan dengan baik. Harus tahan dibandingkan. Harus sanggup bangun lagi ketika kesempatan belum berpihak.
Kalau boleh membagi peran ketiganya dalam perjalanan hidup saya: Surabaya tempat belajar kerja. Jogja tempat menikmati hidup selow. Jakarta panggung dunia yang menguji manusia untuk bertarung hidup. Tempat bekal kerja dan ketenangan jiwa sama-sama diperlukan. (*)