HARIAN DISWAY – Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan penguatan pada Oktober 2026. Data Nonfarm Payrolls (NFP) yang dirilis pada Jumat, 6 November 2026, mencatat penambahan 165.000 pekerjaan di luar sektor pertanian.
Angka tersebut jauh melampaui perkiraan pasar yang berada di kisaran 59.000 hingga 65.000 pekerjaan. "Tingkat pengangguran turun menjadi 4,1 persen dari 4,2 persen pada September," terang Biro Statistik Tenaga Kerja AS (Bureau of Labor Statistics/BLS) dalam laporannya.
Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas perekrutan tenaga kerja masih cukup kuat meskipun perekonomian menghadapi tekanan biaya pinjaman dan ketidakpastian global.
Sektor Jasa dan Kesehatan Pimpin Penyerapan Tenaga Kerja
Penambahan lapangan kerja pada Oktober terutama ditopang sektor jasa profesional dan bisnis yang mencatat kenaikan sekitar 70.000 pekerjaan. Sektor kesehatan menyusul dengan penambahan 42.000 pekerjaan, sedangkan transportasi dan pergudangan bertambah 25.000 pekerjaan.
BACA JUGA:Pasar Global Bergejolak, Imbal Hasil Obligasi dan Data Tenaga Kerja AS Jadi Sorotan
BACA JUGA:Langgar Kontrak, Indonesia Stop Tenaga Kerja Ke Malaysia
Industri manufaktur juga mencatat pertumbuhan dengan penambahan sekitar 19.000 pekerjaan. Namun, tidak semua sektor menunjukkan perkembangan positif. Industri rekreasi dan perhotelan kehilangan sekitar 13.000 pekerjaan, sementara perdagangan grosir mengalami penurunan sekitar 9.100 pekerjaan.
Data tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan pasar tenaga kerja AS belum berlangsung secara merata. Pertumbuhan masih terkonsentrasi pada sejumlah sektor, sementara beberapa industri lainnya menghadapi tekanan.
Selain itu, BLS merevisi data dua bulan sebelumnya menjadi lebih tinggi. Penambahan pekerjaan Agustus direvisi menjadi 186.000 dari 133.000, sedangkan September naik menjadi 60.000 dari estimasi awal 29.000. Secara keseluruhan, revisi tersebut menambah 84.000 pekerjaan dibandingkan laporan sebelumnya.
Pertumbuhan Upah dan Pengangguran Jadi Perhatian
Di sisi pendapatan, rata-rata upah per jam pekerja AS meningkat 0,4 persen secara bulanan pada Oktober. Secara tahunan, pertumbuhannya mencapai 3,1 persen dengan rata-rata upah sebesar USD38 per jam.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik, Serangan Houthi ke Fasilitas Energi Arab Saudi Picu Kekhawatiran
Meski demikian, terdapat indikator yang menunjukkan kondisi pekerja belum sepenuhnya membaik. Jumlah pekerja paruh waktu karena alasan ekonomi meningkat 339.000 menjadi 4,8 juta orang.
Kelompok ini mencakup pekerja yang menginginkan pekerjaan penuh waktu, tetapi hanya memperoleh jam kerja terbatas atau belum mendapatkan pekerjaan penuh waktu.
Kondisi tersebut menjadi catatan bahwa penurunan tingkat pengangguran tidak selalu menggambarkan seluruh persoalan di pasar tenaga kerja. Kualitas pekerjaan, kecukupan jam kerja, dan perkembangan upah juga perlu diperhatikan.