Umrah Sudah Jalan, Haji Tunggu Instruksi

Umrah Sudah Jalan,  Haji Tunggu Instruksi

JAMAAH umrah diberangkatkan melalui Bandara Juanda kemarin (14/3). Sekitar 374 jamaah terbang ke Tanah Suci. Mereka terbagi dalam dua maskapai, yakni Lion Air dan Garuda Indonesia.

Jam penerbangan tepat pukul 12.00. Namun, para jamaah sudah berada di terminal 2 sejak pagi. Mereka berangkat dengan bus dari Asrama Haji Embarkasi Sukolilo (AHES) menuju Bandara Juanda.

Hari ini 260 jamaah lagi bakal diberangkatkan dengan cara yang sama. Maskapai yang dipakai pun sama. Dengan demikian, total ada 634 orang yang diterbangkan ke Madinah dalam dua hari terakhir.

”Tahun ini jumlahnya sangat membeludak,” ujar CEO Dreamtour Surabaya Muhammad Umar Bakadam saat mendampingi para jamaah di Terminal 2 Bandara Juanda kemarin.

Daftar tunggu yang banyak itu disebabkan pandemi Covid-19. Dalam dua tahun, 9.000 calon jamaah umrah mengantre. Sekitar 1.000 orang sudah diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kini tersisa sekitar 8.041 calon jamaah umrah asal Jawa Timur. Jumlah itu mungkin bertambah. Mengingat, syarat dari pemerintah Arab Saudi juga tidak ribet.

Tidak ada syarat yang memberatkan. Para jamaah tidak diminta hasil negatif tes swab PCR. Juga, tidak perlu lagi karantina saat tiba di sana. ”Berangkat free PCR. Hanya harus sudah divaksin dosis lengkap,” kata Umar.

Namun, para jamaah wajib di-swab PCR begitu pulang dan tiba di Bandara Juanda. Selain itu, mereka harus menginap di hotel yang direkomendasikan untuk menunggu hasil tes tersebut.

Para jamaah yang terkonfirmasi positif Covid-19 bakal diisolasi langsung ke asrama haji. Boleh juga isolasi di hotel yang sudah direkomendasikan Pemprov Jatim.

Ada 1.299 bed yang tersedia dalam 27 hotel. Semuanya terverifikasi oleh KKP Kelas I Surabaya dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim.

Sebagai agen perjalanan ibadah umrah, Umar optimistis keberangkatan calon jamaah umrah tahun ini bisa lancar. Targetnya, ada 18 penerbangan setiap minggu. ”Namun, masalahnya hanya di waktu. Nanti bisa ditata lagi,” jelasnya.

Keberangkatan perdana jamaah umrah lewat Bandara Juanda itu juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Ia turut menyapa para jamaah. Bahkan, sempat masuk ke maskapai untuk menemui mereka.

Mantan bupati Trenggalek itu mengungkapkan hal yang sama. Ia optimistis pemberangkatan seluruh calon jamaah umrah bisa dilangsungkan tahun ini. Termasuk pemberangkatan ibadah haji.

”Tentu itu harus didukung dengan penerapan protokol kesehatan. Percepatan vaksinasi juga harus terus-menerus dilakukan,” ungkapnya. Pemberangkatan ibadah haji memang masih belum ada jadwal penerbangan. Masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: