Pesan Kak Seto Ketika Bertemu Perempuan PSMTI

Pesan Kak Seto Ketika Bertemu Perempuan PSMTI

Perempuan-perempuan pengurus PSMTI bertemu dengan Kak Seto di kantor LPAI 29 Juli lalu.-PSMTI-

“Anak-anak seharusnya dididik dengan penuh kasih sayang, memiliki hak untuk mengemukakan pendapat dan keinginannya, diajak berdiskusi, menyalurkan minat dan  bakatnya agar kelak dapat menjadi anak yang kreatif, mandiri, bertanggungjawab dan berprestasi serta bahagia,” jelasnya.

Sebagai orang tua tidak boleh bersikap semena-mena, otoriter dan merasa paling benar. Orang tua harus memberikan pemahaman dengan menjalin komunikasi dan berdiskusi, mendengarkan keluhan/curhat anak serta siap menerima kritikan dan mau dikoreksi. 

Orang tua harus memiliki waktu yang berkualitas bersama keluarganya dan mendampingi anaknya, sebab pendidikan awal seorang anak itu berasal dari keluarga, sebelum sang anak menerima pelajaran dan pendidikan di sekolah baik formal maupun informal, peran keluarga sangatlah penting dalam mendidik generasi penerus bangsa.

UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK

Maraknya kasus pelecehan seksual dan tindak kekerasan terhadap anak-anak akhir-akhir ini, membuat Negara mengeluarkan undang-undang perlindungan anak. 

Orang tua yang kedapatan melakukan tindak kekerasan terhadap anaknya dapat dilaporkan dan dipidanakan. Demikian pula bagi yang mengetahui namun tidak melaporkan akan ada sanksi pidana juga. Melindungi anak perlu peran serta seluruh lapisan masyarakat.

DIET SOSIAL MEDIA & GADGET

Selain kasus pelecehan seksual dan tindak kekerasan, ancaman lain yang perlu diperhatikan orang tua kepada anak-anak yakni derasnya arus sosial media yang sangat mudah diakses. 

Orang tua perlu mendampingi dan mengawasi anak agar tidak sembarang  mengakses situs yang tidak sesuai dan informasi yang menyesatkan. 

Anak remaja yang masih labil secara emosinya sangatlah mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Selain itu orang tua yang sibuk bekerja tidak memiliki waktu kebersamaan dengan keluarganya dan sering kali sibuk dengan gadgetnya masing-masing, membuat anak akan merasa diabaikan.

GERAKAN NASIONAL SASANA (Saya Sahabat Anak)

Dalam hal ini, Kak Seto mengkampanyekan gerakan nasional “Saya Sahabat Anak (SASANA)” mulai dari tingkat Presiden hingga Bupati. 

Gerakan ini bertujuan untuk mengajak orang tua terutama kaum Ibu agar dalam mendidik anak tidak tergelincir dalam emosi, memakai kekerasan baik fisik maupun verbal sehingga anak menjadi stress, tidak bahagia dan mengalami luka batin.

Akibatnya hubungan orang tua dan anak menjadi renggang, tidak harmonis, anak memberontak lari ke hal-hal yang negatif atau nekat kabur dari rumah. Anak-anak harus diperlakukan seperti sahabat. Dimana orang tua harus bisa menjadi tempat curhat anak, bertukar pikiran, teman bermain, dan sebagainya.

Seperti yang telah disampaikan Kak Seto sebelumnya, maka cara mendidik anak telah berubah seiring dengan perkembangan jaman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: psmti