Pasuruan artikel

Elton John Tutup Karier di AS Dengan Konser Nostalgia di Dodger Stadium

Elton John Tutup Karier di AS Dengan Konser Nostalgia di Dodger Stadium

ELTON JOHN menutup konser Farewell Yellow Brick Road di Dodgers Stadium, Los Angeles, Minggu, 20 November 2022. -Disney+-

Setelah menjalani karier bermusik yang sangat sukses selama lebih dari lima dekade, Elton John akan resmi pensiun tahun depan. Ia menutup rangkaian tur di Amerika Utara. Lewat konser megah nan emosional di Dodger Stadium, Los Angeles, Minggu, 20 November 2022. Status sebagai superstar global ia raih setelah konser di stadion itu. Di sana juga ia mengakhirinya.


OKTOBER 1975. Elton John, berbekal album dan single nomor satu di berbagai tangga lagu elite dunia, menggelar konser akbar di Dodger Stadium, Los Angeles. Dua malam beruntun. Sold out.

Ketika istilah viral bahkan belum lahir, konser itu sudah sukses besar. Begitu hebatnya, begitu megahnya. Rock of the Westies Tour di stadion yang merupakan kandang tim bisbol LA Dodgers itu menjadi salah satu konser legendaris dalam sejarah musik dunia. Selama dua hari, konser dihadiri total 110 ribu orang. Itu adalah konser pertama yang digelar di Dodger Stadium setelah The Beatles pada 1966.

’’Pada Oktober 1975, tidak ada musisi yang lebih besar dari Elton John. Ia seperti Elvis pada puncak kejayaan,’’ ungkap Terry O’Neill, fotografer yang mengabadikan konser Elton, seperti dikutip The Hollywood Reporter. ’’Elton benar-benar mencurahkan segalanya dalam konser itu,’’ lanjutnya.


ELTON JOHN menyapa fans di Dodger Stadium Los Angeles dalam konser pada 26 Oktober 1975.--The Hollywood Reporter

Elton, kini 75 tahun, masih memberikan segala yang ia punya kepada Los Angeles, Minggu malam lalu (senin siang WIB, Red). Dalam konser yang masuk rangkaian Farewell Yellow Brick Road Tour. Itu adalah malam pemungkasnya tampil di AS dan Amerika Utara. Tur akan berlanjut di Eropa, dan berakhir Juli tahun depan. Setelah itu, ia akan benar-benar pensiun dari tur.

Para sahabat ada di antara 50 ribu penggemar yang memenuhi stadion. Ada Paul McCartney, Mick Jagger, Tom Hanks, Rita Wilson, dan Donatella Versace. Aktor Jude Law, Kirsten Dunst, Neil Patrick Harris, Angela Basset, Dita Von Teese, dan supermodel Heidi Klum juga hadir. Begitu pula Taron Egerton, aktor Inggris yang memerankan Elton dalam film biopik Rocketman. Meriah.

Suara Prima

Pesta perpisahan Elton dimulai pada 20.15 waktu setempat. Atau Senin, 21 November pukul 10.15 WIB. Konser itu bisa dinikmati secara live via Disney+. Elton menggebrak panggung lewat Bennie and the Jets, salah satu single dari album Goodbye Yellow Black Road (1973).

Ia mengenakan tuksedo hitam berekor merah, biru, dan silver. Dan kacamata besar signature-nya, yang berbingkai taburan berlian merah. ’’Malam ini sangat spesial. Kita menciptakan sejarah,’’ kata Elton, setelah melantunkan Philadelphia Freedom dan I Guess That’s Why they Call It the Blues. ’’Senang sekali aku bertemu kalian di Dodger Stadium,’’ imbuhnya.


ELTON JOHN menyapa fans di Dodger Stadium, Los Angeles, Minggu malam lalu. -Wally Skalij-LA Times -
Kalau dinilai dari riuhnya sambutan penonton, jelas mereka juga super happy bertemu Elton. Ia merasa emosional bisa kembali ke venue konser kesukaannya. Di kota favoritnya. Los Angeles. ’’Aku kali pertama datang ke AS pada 1970. Di kota para malaikat (sebutan LA, Red) dan bermain bersama Troubadour. Yang untungnya masih ada sampai sekarang,’’ ungkapnya.  

Secara khusus, ia berterima kasih kepada kolumnis musik LA Times Robert Hilburn. Yang memberikan review sangat bagus untuk penampilannya saat itu. Diakui Elton, review itu turut mendongkrak kariernya.

Sederet hit Elton—yang membentang sejak 1969 sampai 2021—kemudian mengalun. Tiny Dancer, Rocket Man, Levon, Someone Saved My Life Tonight, dan I’m Still Standing. Tanpa banyak gimmick, lagu-lagu itu disambung Candle in the Wind, Sad Songs (Say So Much), Crocodile Rock, Have Mercy on the Criminal, dan Burn Down the Mission.

Dibandingkan edisi 1975, memang kali ini Elton tidak banyak jingkrak-jingkrak. Apalagi melayang di atas piano seperti sebelum-sebelumnya. Cedera panggul yang dialami tahun lalu memaksa Elton banyak duduk memainkan piano. Namun, itu sama sekali tidak mengurangi kualitas vokalnya.

Di usia hampir delapan dekade, suaranya masih sangat prima. Nafasnya panjang. Sehingga nada-nada tinggi—dengan suara baritonnya itu—masih bisa dicapai. Sepanjang konser, Elton tidak menurunkan kunci sama sekali. Semuanya orisinal.

Meski malam itu seluruh spotlight tertuju pada Elton, ia tak sungkan membagi panggung. Penyanyi country Brandi Carlile dipanggil untuk menemaninya membawakan Don’t Let the Sun Go Down on Me. Lagu ini aslinya dibawakan oleh Elton dan George Michael. Namun, ia kali ini memilih Carlile. Pemenang Grammy yang sering meng-cover lagu-lagu Elton dengan keren.

Untuk lagu ceria Don’t Go Breaking My Heart, ia mengajak teman duet aslinya: Kiki Dee. Yang juga tampil bersama Elton pada edisi 1975. Dan untuk grand finale—yang ditandai dengan peluncuran kembang api superbesar dari rooftop Dodger Stadium, ia membawakan Saturday Night’s Alright dengan sangat powerful. Menabalkan status Elton sebagai bintang rock yang suaranya tak lekang dimakan usia.


NOSTALGIA, Elton John kembali membawakan Don’t Go Breaking My Heart bersama Kiki Dee. -Disney+-

Lampu-lampu panggung padam. Beberapa menit kemudian, untuk sesi encore, Elton muncul lagi mengenakan jubah sequin Gucci. Bersama Dua Lipa, mereka melantunkan Cold Heart, yang akrab di telinga pendengar muda. Dan ketika konser mendekati akhir, Elton menyempatkan diri mengenang perjalanan panjangnya.

’’Sudah 50 tahun aku tur keliling AS. Melintasi 50 negara bagian,’’ tuturnya. ’’Ini konser ketujuhku di Dodger Stadium. Konser ke-271 dalam rangkaian Farewell Yellow Brick Road Tour. Dan pertunjukan ke-103 di area Los Angeles,’’ ia merinci.

Ia lalu mengundang tiga orang yang mendorongnya untuk pensiun dari tur. Mereka adalah sang suami, David Furnish, dan dua anak mereka: Zachary dan Elijah. Elton ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan mereka mulai tahun depan.

’’Aku sukses di AS kali pertama berkat kalian,’’ ia kembali berkata kepada fans. ’’Kalian membeli single dan albumku, mini album berisi 8 tracks, kaset, hingga CD. Dan yang paling penting, kalian membeli tiket konserku. Di atas semua yang kulakukan, aku paling senang tampil live di depan kalian. Terima kasih Amerika. Tanpa kalian, aku tak akan jadi seperti sekarang,’’ paparnya.

Elton belum selesai. Ia berdiri dari piano, menanggalkan jubahnya, menunjukkan tracksuit Gucci abu-abu dengan namanya terukir di punggung. Melangkah ke crane yang membawanya naik ke atas penonton, sementara intro Goodbye Yellow Black Road mengalun. Layar LED menampilkan sebuah jalan setapak berwarna kuning.

Masih sambil menyanyikan lagu itu, Elton berjalan menjauh. Sementara layar menggelap. Hingga akhirnya padam. Elton mengucapkan selamat tinggal pada yellow brick road. Metafora dari karier dengan segala gelap dan gemerlapnya selama lima dekade.

Farewell, Elton. And thank you. (*)


PUNCAK ACARA, Elton John mengajak Dua Lipa (kanan) membawakan lagu kolaborasi mereka, Cold Heart. -Disney+-

Sumber: the hollywood reporter