Arema Kebobolan 12 Gol di Empat Pertandingan: Julian Schwarzer Janjikan Clean Sheet

Arema Kebobolan 12 Gol di Empat Pertandingan: Julian Schwarzer Janjikan Clean Sheet

Potret aksi Julian Schwarzer-Instagram @aremafcofficial-

MALANG, HARIAN DISWAY - Arema FC mengalami awal musim yang sulit di Liga 1 BRI. Singo Edan belum pernah merasakan kemenangan hingga pekan ke-4. Namun, mereka menegaskan tekadnya untuk bangkit dan mencatatkan hasil yang lebih baik saat bertandang ke Persis Solo, sore nanti, Minggu, 30 Juli 2023.

Kiper anyar Arema, Julian Schwarzer, menjanjikan kontribusibagi kebangkitan tim yang tengah jadi sorotan dunia karena kasus Kanjuruhan tahun lalu itu. Ia berharap bisa mencetak clean sheet pada debutnya. “Ketika kami berhasil meraih peluang untuk menang, tugas saya adalah mencegah tim kebobolan. Saya akan mencoba untuk mewujudkannya dalam pertandingan ini," ujar Julian dengan semangat. 

Julian Schwarzer, kiper baru Arema yang merupakan anak dari mantan kiper Chelsea: Mark Schwarzer. Dengan jumlah gol kebobolan terbanyak di Liga 1 BRI, yaitu 12 gol, Julian berambisi untuk mencatatkan clean sheet pertama Arema.

Ayah Julian, Mark Schwarzer, adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional yang terkenal dengan karir yang mengesankan. Mark bermain untuk klub-klub terkemuka seperti Middlesbrough, Fulham, Chelsea, dan Leicester City. Ia menunjukkan bakatnya baik di tingkat klub maupun internasional, mewakili Australia. Keahlian sepak bola ayahnya tanpa ragu telah mempengaruhi semangat Julian dalam olahraga tersebut.

Di sisi keturunan lainnya, ibu Julian, Paloma García, berasal dari Filipina dan memiliki keturunan Spanyol. Paloma berimigrasi ke Australia bersama keluarganya, membawa warisan sepak bola Filipina ke keluarga mereka. Kakeknya, Arturo García, juga seorang pemain sepak bola dan bermain untuk Universitas De La Salle di Manila, menjadikan sepak bola sebagai bagian penting dari tradisi keluarga mereka.

BACA JUGA:Persis vs Arema: Singo Edan Bawa 21 Pemain Berangkat ke Solo

BACA JUGA:Perjalanan Greg Nwokolo dari Nigeria, Singapura, dan Kembali ke Arema

Lebih lanjut, Paloma adalah keponakan dari Albert M.G. García, mantan pemain tim nasional Filipina pada tahun 1960-an. Hal ini semakin memperkuat hubungan keluarga mereka dengan sepak bola, dengan kedua belah pihak berkontribusi pada cinta Julian terhadap olahraga terpopuler di dunia itu.


Gustavo Almeida striker Arema FC.--instagram @aremafcofficial

Start Buruk Arema

Hingga saat ini, Arema hanya mampu mengumpulkan 1 poin dari hasil seluruh pertandingan. Satu-satunya poin itu diperoleh ketika Arema bermain imbang 3-3 melawan Persib Bandung pada pekan ke-2. Kini mereka terpuruk di peringkat 17. Atau nomor dua paling bawah.

Manajer Arema, Wibie Andriyas, mengakui situasi sulit yang dihadapi timnya. Meskipun demikian, Ia tetap optimis bahwa Arema akan mampu bangkit dari keterpurukan di awal kompetisi ini. Ia berharap pertandingan melawan Persis Solo hari ini, Minggu, 30 Juli 2023, akan menjadi titik awal kebangkitan bagi tim Singo Edan.

"Kita menjalani start terburuk, belum pernah menang. Selama saya menjadi manajer tim juga baru kali ini. Kita menginginkan kemenangan terus. Mudah-mudahan ini memacu semangat anak-anak," kata Wibie Andriyas. 

"Kita harus kembali ke awal dan fokus pada pertandingan berikutnya, melupakan hasil sebelumnya. Intinya, kita harus menjadikan ini momen kebangkitan, dengan semangat baru untuk meraih tiga poin, karena saat ini kita berada di posisi yang tidak menguntungkan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: wearemania.net