Abstrak-Ekspresionis, Sabetan Kuas dan Pisau Palet Samurai Jalu (2): Mencoba Mengembangkan Teknik Melukis

Abstrak-Ekspresionis, Sabetan Kuas dan Pisau Palet Samurai Jalu (2): Mencoba Mengembangkan Teknik Melukis

Dalam gelaran pameran tunggal Samurai Jalu yang pertama yakni 19-31 Agustus 2023 di Joning ArtSpace, Bantul, Yogyakarta total ada 21 karya yang ditampilkan.-Arik SW-

HARIAN DISWAY – Dari hasil dari eksplorasi selama setahun terakhir ini bisa kita lacak rekam jejak artistik Samurai dalam gelaran pameran tunggal Samurai Jalu yang pertama yakni 19-31 Agustus 2023 di Joning ArtSpace, Bantul, Yogyakarta.
 
Ia menampilkan total 21 karya. Yang terbesar berukuran 140x140 cm dan yang terkecil berukuran 70x50 cm dengan media cat akrilik di atas kanvas. Satu karya berbahan cat dengan serbuk emas logam mulia.
 
Di Sanggar DAUN, Samurai adalag anak pertama yang mengeksplorasi seni lukis abstrak murni dalam karya-karyanya. Misalnya karya Jalu, cat akrilik dan pastel di atas kanvas 150x95 cm, 2023. Perang-perangan, cat akrilik dan serbuk emas di atas kanvas 100x100 cm, 2023.

BACA JUGA: Abstrak-Ekspresionis, Sabetan Kuas dan Pisau Palet Samurai Jalu (1): Berani Mengeksplorasi Gagasan
 
Ada juga Bunga Kenanga, cat akrilik  di atas kanvas 100x100 cm, 2023. Samurai Jalu juga bereksperimen dengan memasukkan unsur teks dalam karyanya, misalnya Namaku Samurai, cat akrilik di atas kanvas 100x100 cm, 2023.
 
Biasanya, anak seusianya lebih memilih objek tertentu untuk deksplorasi. Seperti karya Samurai yang dikerjakan tahun 2022 sampai pertengahan 2023. Pesawat, cat akrilik dan pastel di atas kanvas 50x75 cm, 2022. Kapal Lato-lato, cat akrilik dan pastel di atas kanvas 75x50 cm, 2023. Mata-mata, cat akrilik dan pastel di atas kanvas 70x50 cm, 2023.
 
Pada usianya yang masih sangat belia 10 tahun, Samurai tentu masih punya banyak peluang mengembangkan karya-karyanya untuk mengambil posisi penting dalam seni rupa kontemporer nasional atau bahkan internasional. 
 
Jalan untuknya masih terbentang panjang, selanjutnya kita harapkan Samurai lebih berani mengembangkan teknik melukis dengan material art experimental misalnya. 
 
Seperti yang telah dilakukan oleh Anselm Kiefer seniman kelahiran Donaueschingen, Jerman, 8 Maret 1945 (usia 78 tahun). Atau terus berusaha mendefinisikan seni rupa abstrak seperti yang dilakukan oleh Brice Marden, seniman kelahiran New York USA 15 Oktober 1938, meninggal 9 Agustus 2023.
 
Bisa juga mengolaborasikan karya-karyanya dengan seni digital sesuai kebutuhan zamannya kelak. (Oleh Arik S. Wartono: kurator, pendiri dan pembina Sanggar DAUN)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: