Cheng Yu Pilihan Aktor Roy Marten: Juan Tu Chong Lai

Cheng Yu Pilihan Aktor Roy Marten: Juan Tu Chong Lai

Cheng Yu Roy Marten--

KESUKSESAN belum tentu bisa diraih dengan lancar. Tol yang katanya merupakan jalan bebas hambatan, pun bisa macet total lantaran kejadian-kejadian tak terduga. Apalagi trayek yang mesti dilalui untuk bisa tiba di garis sukses. Pastilah ada berbagai macam bentuk aral yang melintang di mana-mana. 

Makanya, ada banyak sekali yang di tengah perjalanan pilih angkat tangan. Menganggap dirinya terlalu jauh dan tinggi dalam bermimpi. Namun, tak sedikit pula yang mulai dari awal lagi kendati telah gagal berkali-kali. Dan, hanya orang yang seperti itulah, yang pada akhirnya akan menggapai apa yang dicita-citakan. 

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Owner Cik Eye Recycle Eyewear Reza Arganata Nugraha: Jing Yi Shi, Zhang Yi Zhi

Sebagaimana dibilang adagium Jepang yang Anda sudah tahu semua, spirit yang mesti kita punya adalah, "七転八起" (Shichiten-hakki): jatuh tujuh kali, bangun delapan kali.

Dalam artian, bagaimanapun situasi dan kondisinya, menyerah dan pasrah bukanlah solusi. Sebab, kata artis senior Roy Marten, "Kalah bukan berarti ketika jatuh. Kalah adalah ketika kita tidak mau bangkit."

Senada, pepatah Tiongkok juga menyemangati kita untuk "卷土重来" (juǎn tǔ chóng lái): bangkit dan raih kemenangan kembali. Karena, salah satu politisi dan sastrawan besar dinasti Tang, Du Mu (803–852), mengatakan, "胜败兵家事不期,包羞忍耻是男儿" (shèng bài bīng jiā shì bù qī, bāo xiū rěn chǐ shì nán ér). Artinya kira-kira: kalah atau menang adalah hal yang biasa dan tidak bisa diprediksi, yang bisa bertahan dalam menghadapi kekalahan dan perundungan adalah pemenangnya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: