Gelar RUPST, Dividen Bank BJB Tercatat Sebesar Rp 1 T atau Setara 58,27 Persen Laba Bersih 2023

Gelar RUPST, Dividen Bank BJB Tercatat Sebesar Rp 1 T atau Setara 58,27 Persen Laba Bersih 2023

Bank BJB mencatatkan kinerja keuangan terjaga baik sepanjang tahun 2023.--

BANDUNG, HARIAN DISWAY – Bank BJB menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 secara hybrid di Grand Ballroom Trans Hotel Bandung pada Selasa, 2 April 2024.

RUPST dihadiri seluruh kepala daerah provinsi/kabupaten/kota se-Jawa Barat dan Banten atau kuasanya, serta para pemegang saham publik.

Saat membuka rapat, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyampaikan apresiasinya untuk Bank BJB. “Semoga kita semua bisa terus bersama-sama membangun Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera,” paparnya.

Bey mengatakan bahwa Bank BJB adalah salah satu pilar utama perkembangan ekonomi Jawa Barat. Melalui berbagai produk dan layanan yang inovatif, Bank BJB berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi selama bertahun-tahun.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi antara Bank BJB, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA: Prabowo Tinjau Penerapan Makan Siang Gratis di Sekolah di Beijing

Persetujuan atas laporan tahunan, termasuk pengesahan laporan keuangan konsolidasi perseroan, dan laporan pelaksanaan tugas pengawasan dewan komisaris untuk tahun buku 2023, menjadi dua agenda penting dalam RUPS.

Disusul dengan persetujuan penetapan penggunaan laba bersih perseroan, termasuk pembagian dividen tahun buku 2023.

“Agenda pembahasan lanjutan adalah penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2024,” ungkap Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi.

Agenda dilanjutkan dengan persetujuan dan pengkinian rencana aksi (recovery plan) perseroan, persetujuan rencana resolusi (resolution plan) perseroan, dan perubahan anggaran dasar perseroan. “Terdapat juga agenda perubahan pengurus perseroan,” ucap Yuddy.

Dalam kesempatan itu disepakati pula penggunaan laba bersih perseroan termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 1.000.063.222.357.

Itu setara dengan Rp 95,05 per lembar saham. Angka tersebut 58,27 persen dari laba bersih yang berhasil dibukukan oleh Bank BJB pada tahun buku 2023. Yakni, sebesar Rp 1.716.269.038.391.

Yuddy mengatakan bahwa Bank BJB mencatatkan kinerja keuangan terjaga baik sepanjang 2023. Berdasar laporan keuangan yang dipublikasikan, laba sepanjang tahun 2023 mencapai Rp 2,14 triliun dengan non performing loan (NPL) alias rasio kredit macet yang terjaga dengan baik pada level 1,35 persen.

Selain itu, total aset Bank BJB selama periode 2023 tercatat sebesar Rp 188,2 triliun. Atau meningkat dari sebelumnya yang sekitar Rp 181,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: