BTS Comeback Live | Arirang; Sebuah Perjalanan, Kerinduan, dan Pertemuan yang Kembali
Konser BTS Comeback Live | Arirang ditonton dari screen karena jarak panggung yang cukup jauh dan terhalang FOH. --Sylvia Tanumihardja
Hanya sehari setelah perilisan album, Jumat, 21 Maret 2026, BTS menggelar konser gratis bertajuk BTS The Comeback Live | Arirang di Gwanghwamun Square, Seoul.
BTS Comeback pada Maret tahun 2026 ini bukan sekadar peluncuran album baru. Melainkan sebuah peristiwa budaya global. Dengan album kelima bertajuk Arirang yang dirilis pada 20 Maret 2026, grup ini menandai kembalinya mereka setelah hampir empat tahun hiatus, periode yang dihabiskan seluruh anggota untuk menjalani wajib militer, kewajiban bagi pria Korea Selatan.
Konser disiarkan secara global melalui Netflix ke lebih dari 190 negara itu menjadikannya salah satu momen K-pop paling monumental tahun ini. Anda sudah tahu, album Arirang sendiri mencatat penjualan hampir 4 juta kopi hanya dalam hari pertama. Angka yang menegaskan pengaruh BTS yang tetap kuat di panggung dunia.
Nama Arirang bukan pilihan sembarangan. Lagu rakyat Korea yang telah berusia ratusan tahun ini sarat dengan tema kerinduan, perpisahan, dan pertemuan kembali. Dalam konteks BTS, judul ini terasa sangat personal, mewakili perjalanan mereka selama masa jeda dan reuni yang akhirnya terwujud.
BACA JUGA: Lirik dan Terjemahan Aliens Milik BTS, Diss Track Buat Industri yang Anggap Outsider
Seoul; Panggung Budaya
Menjelang konser, Kota Seoul bertransformasi menjadi pusat perayaan. Melalui program BTS The City: Arirang Seoul, fans BTS yang biasa disebut ARMY -termasuk saya tentunya- diajak menjelajahi berbagai titik ikonik kota melalui rangkaian aktivitas interaktif, mulai dari drone light show di tepi Sungai Han, N Seoul Tower yang bertuliskan BTS dan simbol Arirang, hingga instalasi media facade di berbagai landmark.
Pengalaman ini tidak hanya menghadirkan euforia, tetapi juga menciptakan keterhubungan emosional antara army dan kota. Di Yeouido Hangang Park, misalnya, saya sebagai pengunjung dapat menuliskan lagu cinta favorit dan menggantungkannya sebagai simbol harapan dan kenangan. Di lokasi lain seperti Sungnyemun, pertunjukan visual bertema BTS dipadukan dengan teknologi modern, menghadirkan pertunjukan memukau yang menggabungkan seni dan teknologi.
Mendapatkan kue balok karena memakai sweater dan jepit ungu, simbol I Purple You. --Sylvia Tanumihardja
Atmosfer perayaan juga terasa dalam interaksi sederhana: toko-toko yang memberikan hadiah bagi penggemar, hingga pertemuan lintas negara antar ARMY yang berbagi cerita, merchandise, dan antusiasme. Saya dan murid saya dr Fransisca Dina mendapatkan hadiah kue balok berwarna ungu karena memakai sweater dan jepit rambut ungu, sebagai bagian dari kampanye BTS, I Purple You.
BACA JUGA: BTS Rilis Trailer Animasi ARIRANG, Kenalkan Sejarah Tujuh Pemuda Korea di Era 1896
Konser Comeback Sarat Makna
Konserdi Gwanghwamun Square menjadi puncak dari seluruh rangkaian acara. Sekitar 104 ribu penonton hadir langsung, sementara jutaan lainnya menyaksikan secara live streaming. Meski jumlah ini lebih kecil dari perkiraan awal akibat pembatasan akses transportasi, suasana tetap terasa intim dan emosional.
Gelang yang saya kenakan untuk masuk venue Gwanghwamun tempat konser BTS Comeback Live | Arirang digelar. --Sylvia Tanumihardja
Ini adalah pertama kalinya ketujuh anggota yakni RM, Jin, Suga, J Hope, Jimin, V, dan Jungkook tampil bersama sejak 2022. Lebih dari sekadar konser, momen ini dipahami sebagai “homecoming”: kembali ke panggung, ke penggemar, dan ke identitas mereka sebagai grup.
Setlist konser berdurasi sekitar satu jam ini menggabungkan lagu-lagu baru seperti Swim, Body to Body, Normal, dan Hooligan” dengan lagu lama yang dicintai penggemar seperti Mikrokosmos sebagai penutup. Struktur yang ringkas justru memperkuat kesan kurasi, setiap lagu dipilih untuk membangun narasi perjalanan BTS.
BACA JUGA: 7 Hal Seru dari Konser BTS ARIRANG di Gwanghwamun, Setlist Jenius Sampai Ment Penuh Chaos
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: