Rumor Perpecahan Pedro Acosta dan KTM Memanas, Albert Valera Angkat Bicara

Albert Valera (tengah) diapit oleh Jorge Martin (kiri) dan Pedro Acosta (kanan), saat musim 2024--Twitter Motorsport Passion @Motorpassion16
HARIAN DISWAY - Pedro Acosta menghadapi awal musim yang sulit di MotoGP 2025. Hasil mengecewakan di dua seri pertama, Thailand dan Argentina, memicu spekulasi tentang masa depannya di KTM.
Rumor perpisahan pun berkembang, meski manajernya, Albert Valera, berusaha meredam isu tersebut. Benarkah hubungan Acosta dan KTM mulai retak? Atau justru ini hanyalah ujian awal sebelum kebangkitannya di Eropa?
Dua seri awal Grand Prix MotoGP 2025 di Buriram dan Termas de Río Hondo menjadi awal yang sulit bagi Pedro Acosta (Red Bull KTM). Meskipun tampil solid di sesi kualifikasi—peringkat keenam di Thailand dan peringkat kesembilan di Argentina—hasil balapan justru mengecewakan.
Acosta finis di posisi ke-19 di Buriram dan hanya mampu mengamankan posisi kedelapan di Termas, itupun setelah Ai Ogura didiskualifikasi.
Hasil kurang memuaskan ini memicu berbagai spekulasi mengenai masa depannya di KTM. Beberapa media dan pengamat MotoGP bahkan memprediksi bahwa hubungan antara Acosta dan pabrikan Austria itu bisa segera berakhir.
BACA JUGA:Miguel Oliveira Mundur dari GP Amerika, Yamaha Ubah Strategi
BACA JUGA:Rumor Pedro Acosta Pindah ke Tim Valentino Rossi Menguat
Manajer Pedro Acosta, Albert Valera, berusaha meredam isu yang berkembang. Dalam sebuah wawancara dengan Speedweek, Valera dengan tegas membantah rumor mengenai masa depan kliennya.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara Acosta dan KTM tetap kuat, serta kedua belah pihak berkomitmen untuk meraih kesuksesan bersama.
Performa Menurun dan Isu Ketidakcocokan dengan KTM RC16
Salah satu perhatian utama adalah kecenderungan Acosta kehilangan kecepatan di paruh kedua balapan. Dalam dua Grand Prix yang telah berlangsung, ia kesulitan bersaing untuk podium, yang memunculkan keraguan terkait kemampuannya mengendalikan KTM RC16.
Seiring dengan meningkatnya tekanan, rumor kepindahan Acosta semakin menguat. Spekulasi ini semakin berkembang setelah pernyataan Albert Valera sebelumnya, yang menekankan bahwa KTM perlu menyediakan motor yang lebih kompetitif jika ingin mempertahankan Acosta.
Menanggapi isu yang semakin liar, Valera akhirnya memberikan klarifikasi.
"Pedro Acosta memiliki kontrak dengan KTM hingga 2026 tanpa klausul kinerja. Menilai performa kedua belah pihak secara objektif sangatlah kompleks, bahkan absurd, karena baik KTM maupun Pedro sama-sama ingin memberikan yang terbaik," ujar Valera.
BACA JUGA:Ai Ogura Kehilangan Poin di MotoGP Argentina, Kesalahan Teknis Berujung Diskualifikasi
BACA JUGA:MotoGP Argentina 2025: Marc Marquez Nyaris Biarkan Alex Marquez Menang, Simak Alasannya
Ia juga menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada pembicaraan dengan tim lain.
"Sampai hari ini, kami belum berdiskusi dengan siapa pun tentang masa depan Pedro, apalagi melakukan negosiasi. Tidak ada alasan untuk panik. Baru dua balapan berlalu, dan meskipun hasilnya mengecewakan, musim MotoGP masih panjang. Akan sangat menarik melihat perkembangan Pedro saat MotoGP memasuki seri-seri di Eropa," tambahnya.
Valera kembali menegaskan bahwa Pedro Acosta tetap fokus pada kontraknya dengan Red Bull KTM Factory.
"Pedro hanya fokus pada pekerjaannya, begitu juga dengan KTM. Tidak ada yang lebih ia inginkan selain mencapai puncak MotoGP bersama KTM. Hal lain baru akan menjadi pertimbangan setelah 2027," katanya.
Sementara rumor terus beredar, Valera menegaskan bahwa Pedro Acosta tetap setia kepada KTM. Kedua belah pihak terus bekerja sama untuk mencapai target mereka.
Awal musim yang sulit seharusnya tidak mengaburkan potensi Acosta maupun komitmen KTM dalam memberinya motor yang kompetitif. Prioritas saat ini adalah meningkatkan performa dan mempersiapkan diri untuk balapan berikutnya.
Dengan kembalinya MotoGP ke Eropa, Acosta dan KTM memiliki peluang untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing di level tertinggi. Jika performanya membaik, rumor kepindahan pun bisa mereda dengan sendirinya.
BACA JUGA:MotoGP Argentina 2025: Marc Marquez Sempurna! Rebut Kemenangan ke-90, Samai Rekor Angel Nieto
BACA JUGA:MotoGP Argentina 2025: Marc Marquez Tak Terbendung! Menang di Sprint Race, Waspadai Alex
Mengulas sedikit ke belakang, kontrak Pedro Acosta diperpanjang pada awal musim lalu. Ia naik ke tim utama pabrikan KTM setelah sebelumnya membalap untuk tim satelit KTM GASGAS Tech3 Racing.
Saat jeda musim dingin, Acosta sempat mengunjungi sirkuit Supermoto milik Valentino Rossi dan berlatih bersama pembalap akademi VR46 Racing.
Ketika performanya menurun di awal musim, rumor mengenai kedekatan Acosta dengan Rossi pun berkembang liar. Secara tidak langsung, isu ini disebut-sebut mengganggu konsentrasi Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, yang masih membela tim VR46 Racing. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: