Mal di Surabaya Saat Lebaran, Lengang Ditinggal Mudik

Mall Tunjungan Plaza tampak sangat ramai. --HARIAN DISWAY
BACA JUGA:Sambut Arus Balik, BNI Siaga di Posko Mudik BUMN di Malang
BACA JUGA:Momen Idul Fitri, Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
Gerai-gerai di Tunjungan Plaza juga tampak lebih hidup. Dari toko pakaian hingga elektronik, semuanya dipenuhi pelanggan yang sibuk memilih barang. Di beberapa toko, bahkan terlihat antrean mengular di kasir, menandakan daya beli masyarakat yang tetap tinggi meski di masa liburan.
Salah satu pengunjung, Rudi, yang datang bersama istrinya, mengaku lebih suka ke Tunjungan Plaza dibandingkan mal lain karena suasananya yang lebih hidup. "Kalau sepi, kayak kurang seru. Saya lebih suka suasana ramai, lebih terasa Lebarannya," kata pria asal Sidoarjo itu.
Tak hanya gerai belanja, area foodcourt di Tunjungan Plaza juga tak kalah ramai. Meja-meja penuh, pengunjung harus menunggu beberapa menit untuk mendapatkan tempat duduk.
Suasana riuh percakapan di antara keluarga yang menikmati makanan semakin menambah kesan bahwa mal itu tetap menjadi destinasi favorit di momen Lebaran.
Fenomena mal yang lebih sepi di beberapa titik Surabaya memang bukan hal baru. Setiap tahun, saat Lebaran, banyak warga kota yang memilih mudik ke kampung halaman. Hal itu berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung di beberapa pusat perbelanjaan. Terutama yang lebih banyak dikunjungi oleh warga lokal.
Namun, mal-mal besar seperti Tunjungan Plaza tetap ramai karena menjadi daya tarik bagi wisatawan atau warga yang memilih tetap di kota. Selain itu, faktor lokasi yang strategis dan lebih banyaknya gerai yang tetap buka juga menjadi alasan mengapa mal seperti Tunjungan Plaza tetap hidup saat Lebaran.
Sementara itu, bagi mereka yang lebih suka suasana tenang, Grand City Mall bisa menjadi pilihan. Tidak perlu berdesakan, lebih nyaman untuk menikmati waktu bersama keluarga, dan masih cukup banyak tempat makan yang buka untuk mengisi perut setelah berkeliling.
Pada akhirnya, apakah memilih mal yang sepi atau yang ramai, semua kembali ke preferensi masing-masing. Yang jelas, Lebaran di Surabaya menghadirkan pengalaman unik bagi mereka yang memilih untuk tetap di Kota Surabaya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: