Berkebun di Tengah Kota: Cara Mudah Menanam Sayur & Buah di Lahan Sempit untuk Pemula

Berkebun di Tengah Kota: Cara Mudah Menanam Sayur & Buah di Lahan Sempit untuk Pemula

Urban farming tak hanya soal estetika saja, tetapi juga memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, dan dapat menjadi terapi ringan untuk menurangi stres atau kecemasan. Rabu, 30 Juli 2025--unsplash.com

HARIAN DISWAY - Berkebun dengan lahan sempit dan ditengah kota?, mungkin terlihat dan terdengar mustahil dilakukan. Apalagi, hidup ditengah kota besar dengan padatnya aktivitas dan kurangnya ruang terbuka membuat aktivitas ini merepotkan dan tidak realistis. 

Namun, kenyataannya, kegiatan ini telah banyak dilakukan oleh masyarakat hingga menjadi tren dengan istilah “Urban Farming”. 

Dengan perkembangan teknologi dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan lahan, kini berkebun dapat dilakukan dalam lahan sempit bahkan ditengah kota. 

BACA JUGA: 4 Manfaat Kayu Manis untuk Tanaman

Urban farming tak hanya soal estetika saja, tetapi juga memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, dan dapat menjadi terapi ringan untuk menurangi stres atau kecemasan. 

Selain itu, berkebun dengan menanam sayur atau buah-buahan, panen yang dihasilkan akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan dan memenuhi asupan nutrisi harian. Berikut teknik, tips menanam dan rekomendasi tanaman yang cocok untuk lahan sempit. 

Teknik Menanam

1. Metode Vertikultur


Metode ini sangat cocok untuk lahan yang sempit karena menggunakan bentuk vertikal dan bertingkat. Rabu, 30 Juli 2025--pinterest

Metode ini sangat cocok untuk lahan yang sempit karena menggunakan bentuk vertikal dan bertingkat. Dilansir dari pertanian.ngawikab.go.id, tingkat kesulitan bertanam dengan metode vertikultur tergantung kepada model dan sistem yang ditambahkan. 

BACA JUGA: 10 Manfaat Tanaman bagi Lingkungan

2. Metode Aeroponik

Sistem metode ini tanpa menggunakan tanah, melainkan hanya dengan menggantungnya di udara dan kemudian disiram oleh air yang penuh nutrisi. 

Sistem ini memiliki kelebihan penggunaan nutrisi dan air yang sedikit dan dapat ditanam di lahan yang sempit. Namun, memiliki kekurangan biaya yang cukup mahal dalam membuat sistem penyemprot airnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pertanian.ngawikab.go.id