Crochet dan Handmade Fashion Kuasai Gaya Anak Muda

Crochet dan Handmade Fashion Kuasai Gaya Anak Muda

Crochet dan handmade fashion bukan sekadar gaya musiman, melainkan sebuah simbol perubahan cara pandang generasi masa kini terhadap fashion. --Pinterest

HARIAN DISWAY - Di era media sosial, tren fashion bergulir dengan cepat. Tapi, ada satu tren yang berhasil bangkit kembali dan menjadi primadona di kalangan anak muda, crochet dan handmade fashion.

Dulu identik dengan rajutan nenek, kini crochet berubah menjadi simbol gaya hidup yang kreatif, unik, sekaligus sustainable yang banyak digemari Gen Z.

Fenomena ini tidak hanya sekadar nostalgia, tetapi juga bagian dari perputaran di dunia fashion. Generasi muda semakin tertarik pada gaya personal yang mencerminkan karakter diri yang berbeda dari produk buatan massal.

BACA JUGA: 5 Teknik Dasar Merajut yang Wajib Dikuasai

Kebangkitan kembali crochet dapat dilihat jelas di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Kebanyakan diisi dengan konten outfit of the day atau OOTD dengan nuansa playful dan colorful. Gaya fashion yang dulunya dianggap vintage kini kembali naik kelas di dunia fashion modern.


Fenomena crochet tidak lagi hanya sekadar hobi, tetapi juga bagian dari industri fashion modern. --Pinterest

Beberapa brand internasional menampilkan kreasi crochet di catwalk, sementara brand-brand lokal menghadirkan koleksi rajut dalam berbentuk tas, topi, hingga baju crop top yang digemari anak muda. Fenomena ini membuat crochet tidak lagi hanya sekadar hobi, tetapi juga bagian dari industri fashion modern.

Ada beberapa alasan kenapa crochet begitu digemari oleh anak muda. Yang pertama, karena menunjukkan kesan yang unik dan personal. Tidak seperti pakaian mass production, setiap hasil rajutan memiliki ciri khas sendiri yang membuat pemakainya merasa lebih spesial.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Kreasi dari Rajutan Tangan

Kedua, karena munculnya DIY culture. Banyak anak muda yang memilih belajar crochet dari YouTube atau TikTok, lalu memamerkan hasilnya di media sosial.

Selain itu, crochet sejalan dengan tren slow fashion. Gen Z semakin sadar akan dampak negatif dari fast fashion. Mereka lebih memilih fashion handmade yang lebih ramah lingkungan dan berumur panjang.

Lagipula, crochet sangat estetik untuk kebutuhan konten media sosial, baik itu untuk foto outfit sehari-hari atau proses pembuatannya.

BACA JUGA: Tradisi Merajut Perempuan Tampaksiring Bali


Fenomena handmade fashion juga mencakup teknik lain seperti macrame, embroidery, hingga beading. --Pinterest

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: