Napoli Juara Super Italia, Rasmus Hojlund Sindir Man United?

Napoli Juara Super Italia, Rasmus Hojlund Sindir Man United?

Rasmus Hojlund bangkit dan meraih gelar bersama Napoli, memicu anggapan adanya sindiran tidak langsung kepada Manchester United.-Jose Breton-Getty Images

Hojlund tampak lebih cocok dengan sepak bola Italia, sementara United justru mencatat peningkatan produktivitas gol setelah merekrut Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.

McTominay Bela MU: Terlalu Mudah Menyalahkan United

Musim ini, Hojlund kembali bermain bersama mantan rekan setimnya di Manchester United, Scott McTominay, yang kini menyandang gelar Pemain Terbaik Serie A. 

Namun, McTominay menolak anggapan bahwa pemain otomatis menjadi lebih baik hanya karena meninggalkan Old Trafford.

“Itu alasan yang terlalu mudah. Terlalu mudah menyalahkan Manchester United,” kata McTominay kepada CBS Sports.

Ia menegaskan bahwa performanya di musim terakhir bersama United sebenarnya cukup baik. “Di tahun terakhir saya di sana, saya bermain bagus. Saya mencetak 10 gol dan kami menjuarai Piala FA,” ujarnya.

McTominay juga menyinggung contoh Marcus Rashford, yang kini kembali tampil reguler bersama Barcelona setelah sempat tersisih di United. Menurutnya, kasus Rashford tidak bisa dijadikan bukti kegagalan klub.

BACA JUGA:Marchisio Kritik Keputusan Spalletti Ganti Kenan Yildiz Saat Juventus Kalah 1-2 dari Napoli

BACA JUGA:Antonio Conte Bangga Napoli Taklukkan Juventus di Tengah Krisis Cedera


Rasmus Hojlund bangkit dan meraih gelar bersama Napoli, memicu anggapan adanya sindiran tidak langsung kepada Manchester United.-Elianton-Getty Images

“Marcus adalah pemain top dan selalu menjadi pemain top. Dia legenda klub, mencetak banyak gol, dan melakukan banyak hal hebat,” kata McTominay.

Ia menilai tekanan besar di Manchester United membuat setiap masalah terlihat lebih buruk dari kenyataannya. “Karena sorotan selalu tertuju padamu, semuanya terlihat jauh lebih besar,” tutupnya.

Dengan demikian, kisah Højlund di Napoli menunjukkan bahwa perubahan lingkungan bisa membawa dampak positif, tetapi menurut McTominay, hal itu tidak serta-merta berarti Manchester United adalah sumber masalah bagi setiap pemain yang pergi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sport illustrated