Khidmat Ibadah Malam Natal di GKI Satelit Darmo Surabaya, Allah Menubuh di Tengah Keprihatinan

Khidmat Ibadah Malam Natal di GKI Satelit Darmo Surabaya, Allah Menubuh di Tengah Keprihatinan

Ratusan jemaat Gereja GKI Darmo Satelit Surabaya menyalakan lilin saat Ibadah Malam Natal, Rabu, 24 Desember 2025.-Boy Slamet-Harian Disway-

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Terbitkan SE Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Gereja hingga RHU Diawasi Ketat

Dalam khotbahnya, Pendeta Andri juga mengajak jemaat merenungkan kembali latar belakang kelahiran Yesus. Terlebih, Yesus lahir dari situasi penuh keterbatasan dan penderitaan. Pendeta Andri menyebut bahwa perjalanan ke Betlehem bukanlah perjalanan yang mudah. 

Ia menggambarkan betapa beratnya situasi yang dialami Maria dan Yusuf saat itu. Ya, seorang perempuan muda dari Nazaret yang dipilih Allah untuk melahirkan Yesus Kristus itu sedang hamil besar. Maria harus menempuh perjalanan jauh dengan kondisi serba terbatas. 

Setibanya di Betlehem, mereka tidak mendapat penginapan karena keterbatasan. Semua itu dijalani hanya demi memenuhi kewajiban pajak. ”Apa tidak ngenes? Maka, Natal adalah kabar baik yang lahir dari situasi sulit. Justru dari keterbatasan itulah Allah menunjukkan kasih-Nya kepada dunia,” ujar Pendeta Andri. 

Di akhir ibadah, jemaat menyalakan lilin bersama sebagai simbol terang Kristus. Setelah doa dipimpin Pendeta Andri, lilin pun ditiup serentak. Natal, katanya, bukan hanya perayaan seremonial. Lebih dari itu, Natal adalah momentum untuk memperkuat iman. Sekaligus berbagi kasih kepada sesama. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: